Helikopter Presiden Iran Jatuh di Pegunungan, Berikut Kronologi dan Update Terbarunya

AKURAT BANTEN - Diketahui Helikopter yang membawa Presiden Iran, Ebrahim Raisi mengalami kecelakaan dan jatuh saat melintasi daerah pegunungan yang berkabut tebal pada Minggu waktu setempat.
Menurut berita Tasnim Iran, ada sembilan orang yang berada di Helikopter diantaranya termasuk Presiden Iran Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Hosseuin Amir Abdollahian, Gubernus provinsi Azerbaijan Timur Malek Rahmati, imam shalat Jumat Tabriz Imam Mohammad Ali Alehashem.
Selain itu dalam Helikopter juga ada seorang pilot, kopilot, kepala kru pesawat, kepala keamanan dan pengawal lainnya.
Proses pencaharian masih terus dilakukan dan sampai berita ini terbit belum ada kepastian selamat atau tidaknya Sang Presiden.
Kronologi Kejadian
Mengutip dari beberapa sumber, awalnya Raisi berkendara dengan helikopter menuju perbatasan Azerbaijan untuk meresmikan sebuah proyek bendungan Qiz-Qalasi yang bekerja sama dengan pemerintahan Azerbaijan.
Nahasnya, helikopter yang ditumpangi Raisi tak memberikan kabar setelah acara dan hendak kembali ke ibu kota. Saat kejadian berlangsung juga dilaporkan sedang terjadi cuaca buruk.
“Kami masih berharap, namun informasi yang didapat dari lokasi jatuhnya pesawat sangat memprihatinkan,” kata seorang pejabat yang tak ingin disebut nama.
Baca Juga: KNKT Sebut Pesawat Latih Jatuh di BSD Tak Punya Black Box-nya
Sementara itu, Kepala staf tentara Iran telah memerintahkan menurunkan sumber daya tentara untuk melakukan pencarian. Pasukan elit Garda Revolusi Iran (IRGC) juga terjun untuk melakukan operasi penyelamatan.
Kurang lebih sudah ada sekitar 40 tim penyelamat termasuk drone dan anjing pelacak telah dikerahkan. Selain itu delapan ambulans telah dikirimkan ke lokasi.
Update Situasi Terkini
Mengutip dari AFP, berita hilangnya Raisi yang belum jelas memberikan ketakutan dan kekhawatiran kepada Iran. Bahkan ribuan umat muslim berdoa agar ia kembali dengan selamat.
Baca Juga: Pesawat Capung Jatuh di BSD Baru Pulang Dari Tanjung Lesung
Warga Iran juga menangis karena takut akan terjadi hal buruk kepada Raisi. Namun disisi lain negara-negara tetangga justru menyatakan keprihatinan dan menawarkan bantuan dalam bentuk apapun untuk penyelamatan.
Turki mengatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan drone, helikopter, kendaraan dan tim penyelamat, sementara Uni Eropa juga menawarkan teknologi pemetaan satelit darurat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









