Banten

UKT Mahal! Sudah Lolos PTN Siti Aisyah Malah Mengundurkan Diri dari Unri

Maulida Sahla Sabila | 24 Mei 2024, 12:30 WIB
UKT Mahal! Sudah Lolos PTN Siti Aisyah Malah Mengundurkan Diri dari Unri

AKURAT BANTEN - Seorang anak bernama Siti Aisyah dinyatakan telah lolos disebuah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Universitas Riau (Unri) 2024.

Namun sayangnya, Aisyah mengundurkan diri lantaran tak sanggup untuk membayar Uang Kuliah Tunggal yang mahal.

Sontak, nama Aisyah pun menjadi viral di media X  karena dirinya mengundurkan diri padahal akan dibantu oleh Asosiasi Petani Sawit.

Baca Juga: Deretan PTN yang Tak Alami Kenaikan UKT di Tahun 2024, Salah Satunya Ada Kampusmu?

Melihat hal tersebut beberapa netizen merasa miris karena menilai bahwa kecerdasan Aisyah terhalang oleh biaya.

“Viralin! Kalo gk viral pemdanya tutup mata, pemprovnya tutup mata sampe kepusat tutup mata semua. Keterima karena akademik bagus malah tekor, segera viralkan kalo pemerintah tidak bisa membantu, nanti kita adakan penggalangan dana untuk adik kita ini,” tulis salah satu netizen.

“Siti tak sendiri, pasti…” tulis akun lain.

Sementara itu, mengutip dari laman resmi Unri, tercatat sebanyak 50 calon mahasiswa Unri yang mengundurkan diri meski sudah diterima dengan alasan karena tak sanggup untuk membayar UKT.

Baca Juga: Tanggapi UKT Mahal, Mendikbud Nadiem Makarim Hadiri Rapat Kerja Bersama Komisi X DPR RI!

Melihat hal tersebut, Kemendikbudristek mendorong agar orangtua bisa mengajukan keringan kepada pihak kampus.

Seperti informasi yang telah banyak beredar, gelombang protes mahasiswa karena lonjakan UKT terjadi di beberapa kampus tak hanya Unri saja.

Adanya kenaikan pembayaran UKT yang mahal membuat sejumlah kampus berdalih bahwa penyesuaian UKT tersebut berdasarkan pada Permendikbudristek No. 2 tahun 2024 tentang SSBOPT.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.