Banten

Rumah Dinas Bobby Nasution Kemalingan Sembako Senilai Rp3 Juta, Ternyata Begini Kronologinya

Maulida Sahla Sabila | 27 Mei 2024, 18:47 WIB
Rumah Dinas Bobby Nasution Kemalingan Sembako Senilai Rp3 Juta, Ternyata Begini Kronologinya

AKURAT BANTEN - Keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini kembali menjadi perhatian publik lantaran beredar sebuah video yang menarasikan bahwa rumah dinas menantu Jokowi yaitu Bobby Nasution dibobol maling.

Adapun maling yang membobol rumah Bobby Nasution membawa kabur uang miliaran rupiah.

“Uang miliaran rupiah dari beberapa mata uang milik Wali Kota Medan diduga telah hilang di rumah dinas. Hilangnya uang tersebut saat Wali Kota Medan sedang melaksanakan ibadah umrah. Bahkan para pekerja yang bekerja di rumah dinas tersebut dipecat,” tulis narasi dalam video tersebut.

Baca Juga: Anggota Komisi l DPRD Lebak Ancam Laporkan Bawaslu Ke DKPP Rl, Loloskan Anggota Panwascam Rangkap Jabatan

Lantas bagaimana kronologi sebenarnya? Berikut ulasannya.

Kronologi Rumah Dinas Bobby Nasution Kemalingan

Peristiwa tersebut berawal pada bulan Mei, ketika Bobby dan keluarga tengah menjalani ibadah umrah di tanah suci.

Hal ini menuai banyak tanggapan warganet dan tak sedikit dari mereka merasa resah serta terheran-heran karena rumah dinas Wali Kota bisa dibobol maling.

Terkait kabar pencurian tersebut, akhirnya polisi pun angkat bicara dan membenarkan bahwa ada laporan kasus pencurian tersebut.

Kasi Humas Polrestabes Medan, Iptu Nizar Nasution membantah jika Wali Kota Medan tersebut kehilangan uang senilai miliaran rupiah. Menurutnya barang yang dicuri dari rumah Bobby hanya sembako senilai Rp3 juta.

Baca Juga: Di Demo Jurnalis Tolak Revisi RUU Penyiaran, Ketua DPRD Lebak Janji Sampaikan Aspirasi Jurnalis ke DPR RI

Terkait kabar yang beredar di media sosial yang menyebutkan Bobby kehilangan uang senilai miliaran rupiah, Nizar mengaku belum bisa memastikannya.

“Saya enggak berani memastikan, karena laporan polisi belum ada, yang ada cuma yang ini (kemalingan senilai Rp 3 juta),” kata Nizar.

Kini kasus tersebut sudah ditangai oleh satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan. Menurutnya pelaku pencurian tersebut adalah seorang wanita berinisial EN dan pria berinisial AS dan AD.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.