Hebat! Kurban Sapi Tiap Tahun, Pedagang Siomay di Kebayoran Beli dari Hasil Patungan Rp 3,5 Juta

AKURAT BANTEN - Sugito yang merupakan seorang pedagang kaki lima di Taman Gajah Dharmawangsa , Pulo Kebayoran Baru Jakarta selatan mengaku selalu berkurban sapi setiap hari raya Idul Adha.
Pedagang siomay berusia 68 tahun tersebut menceritakan bahwa dirinya mengikuti patungan untuk membeli hewan kurban sapi yang diselenggarakan oleh panitia kurban Mushala Nurul Hidayat, Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan yang ada di dekat rumahnya.
Sugito menceritakan, untuk bisa berkurban sapi setiap tahunnya hanya mengeluarkan patungan uang sebesar Rp 3,5 juta setiap tahunnya.
Baca Juga: Ngamuk! Sapi Sumbangan Jokowi Saat Akan Disembelih di Masjid Istiqlal Jakarta
Ia mengatakan bahwa satu ekor sapi bisa berlaku untuk tujuh orang dengan rata-rata iuran perorang Rp 3,5 juta untuk ukuran sapi Rp 23 juta.
Meski Sugito hanya berjualan siomay dan es teller, menurutnya ia bisa berkurban karena memiliki niat dan kemauan.
“Kalau kita uangnya sedikit, tapi niatnya berkurban, InsyaAllah kita berkurban karena berkurban itu dari hati ke hati,” ujar Sugito.
sapiBaca Juga: Sekda Moch. Maesyal Rasyid: Idul Adha Momen Saling Menolong dan Kesetiakawanan Sosial, Pemkab Tangerang Serahkan 30 Ekor Sapi Kurban
Sugito selalu berusaha untuk menyisihkan sebagai rezekinya untuk orang yang membutuhkan salah satunya yaitu dengan berkurban.
Ia meyakini bahwa setiap rezeki yang dirinya dapatkan juga ada rezeki orang lain maka dari itu Sugito selalu berusaha menyisihkan uang untuk bisa berkurban setiap tahunnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









