Arief Wismansyah dan Iti Jayabaya Ditinggalkan Partainya, Demokrat Malah Mendukung Kader Lain Andra Soni-Ahmad Dimyati

AKURAT BANTEN - DPP Partai Demokrat telah menjatuhkan pilihannya kepada pasangan Andra Soni-Ahmad Dimyati Natakusumah dan tidak lagi mengindahkan sosok kader terbaiknya Arief R Wismansyah untuk berkontestasi pada Pilkada Banten 2024.
Namun demikian, terkait keputusan yang telah diambil partainya, Ia sangat menghormati putusan Demokrat dengan mengusung Andra Soni-Dimyati di Pilgub Banten 2024.
Selanjutnya, Arief menyatakan hanya Allah yang mengetahui kebenaran yang sesungguhnya.
“Saya menghormati putusan DPP, (Hanya Allah yang tahu) Wallahu a’alam bishawab” ujarnya, Minggu (21/7/2024).
Atas keputusan yang telah diambil DPP partai Demokrat tersebut, maka secara resmi bergabung dengan Koalisi Banten Maju (KBM) yang sebelumnya telah di inisiasi oleh partai Gerindra bersama partai lainnya yang sebagian besar dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) saat Pilpres 2024.
Lalu apa alasan partai Demokrat meninggalkan Arief Wismansyah dan Iti Jayabaya?
Memang sangat menyakitkan saat kader terbaik dari sebuah partai seperti Arief Wismansyah mendengar keputusan DPP Partai Demokrat tidak lagi memprioritaskan dirinya, kemudian mengusung kader partai lain. Namun itulah manuver atau prilaku kewajaran dalam setiap partai politik.
Baca Juga: Kuasa Hukum Iptu Rudiana Somasi Dede, Dedi Mulyadi, dan Liga Akbar atas Dugaan Pencemaran Nama Baik
Agus Hatimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan Ketua umum Partai Demokrat mengatakan, para calon yang didukung Demokrat memiliki rekam jejak dan sepak terjang yang baik di daerah.
AHY memberikan contoh seperti pasangan John Tabo dan Ones Pahibol di Pilkada Papua Pegunungan.
"Beliau memiliki rekam jejak yang luar biasa Pak John mantan Bupati di Tolikara dan Membramo Raya. Sedangkan Pak Ones mantan bupati 10 tahun di Yahukimo," ujarnya Jumat (19/7/2024) dikutip Akurat Banten.
Baca Juga: Pj Bupati Tangerang Hadiri 40 Pasangan Resepsi Isbat Pernikahan Massal
Pengamat media komunikasi UIN Jakarta Deden Mauli Darajat ikut mengomentari tentang prilaku partai politik khususnya di Provinsi Banten, seperti majunya para mantan kepala daerah.
Andra Soni merupakan kader Partai Gerindra yang kini sebagai Ketua DPRD Banten, pasangannya, Dimyati merupakan kader PKS yang saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI.
Kemudian kader Partai Demokrat Iti Jabaya yang mencalonkan diri merupakan mantan Bupati Lebak dan Arief R Wismansyah mantan Wali Kota Tangerang. Diketahui keduanya pernah menjabat sebagai kepala daerah selama 10 tahun.
Baca Juga: Rano Karno, Mengaku Siap Ditugaskan Dampingi Airin Pada Pilgub Banten 2024 Dibandingkan Jakarta
Deden mengatakan, sejatinya Pilkada Banten 2024 akan sangat menarik ketika mantan kepala daerah yang memiliki basis massa yang kuat, kemudian diberikan kesempatan maju mewakili partainya untuk bertarung gagasan dan pengalaman yang dimilikinya selama menjadi pemimpin di wilayah Banten.
"Rekomendasi pusat sejatinya memperhatikan akar rumput. Elektabilitas dan popularitas harus diperhitungkan juga, apalagi masuk ke daerah yang basis massanya sangat kuat. Ini jadi pekerjaan rumah tentunya," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










