EDITORIAL: Dilematis! Rumor Koalisi Golkar-PDIP di Banten, Airin Berpotensi Jadi Cawagub

AKURAT BANTEN - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kembali dirumorkan merapat ke partai Golkar dengan mengusung kadernya Ade Sumardi untuk berpasangan dengan Airin Rachmi Diany.
Diketahui Golkar hanya mendapatkan 14 kursi di DPRD Banten, maka wajib berkoalisi untuk bisa mengikuti kontestasi di Pilkada atau mengusung calon tertentu.
Kemudian menjadi dilematis, ketika peluang Golkar untuk mengusung kader terbaiknya tinggal menunggu hasil komunikasi politik dengan PDIP. Namun, apabila PDIP dianggap menjadi kunci keterusungan pasangan calon, maka tidak menutup kemungkinan PDIP meminta tiket Cagub dari Golkar dan Airin menjadi Cawagub.
Golkar sejak awal secara tegas mendukung kadernya sendiri Airin, yang telah dipersiapkan selama tiga tahun untuk menjadi pemimpin di provinsi Banten, adapun alasan Golkar tidak bergeming untuk bergabung bersama partai di Kolalisi Banten Maju (KBM), karena Airin dinilai meiliki karakter pemimpin yang kuat, selalin memiliki logistik yang sangat luas, sehingga Golkar percaya diri, Airin digadang-gadang memiliki peluang menang dibandingkan pasangan lainnya.
Hal tersebut bukan sekedar isapan jempol semata, hasil survei baru-baru ini menunjukkan Kader golkar ini masih jauh diatas pasangan lainnya, belum lagi dukungan pemilih tradisional yang sangat mengenal kepemimpinannya masih setia berdiri kokoh mendukungnya hingga saat ini.
Bisa jadi, rumor PDI Perjuangan menjadi kenyataan walaupun belum terlihat saling berkunjung untuk memberikan sinyal kepada publik bahwa keduanya akan berkoalisi.
Namun akan menjadi sulit bagi Golkar ketika partai berlambang kepala banteng tersebut mengusung Ade Sumardi justru sebagai calon gubernur (Cagub).
Dilematis memang, namun dalam manuver politik segala sesuatu bisa terjadi apabila mereka sudah duduk satu meja untuk melakukan dialog politik.
Seperti cerita buah simalakama, artinya PDIP akan berpikir realistis terkait sosok kadernya, PDI Perjuangan sendiri bukannya tidak mengetahui betapa besarnya peluang Airin untuk menang di Pilgub Banten, karena dukungan besar yang datang dari akar rumput warga Banten, bila dibandingkan dengan kadernya sendiri.
Rumor PDI Perjuangan merapat ke Golkar
Nah! Baru-baru ini, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, bahwa partainya menyambut baik rumor yang menyebut PDI Perjuangan akan mengusung kadernya Ade Sumardi berpasangan dengan Airin Rachmi Diany di Pilkada Banten 2024.
Baca Juga: Survei Terbaru: Airin 41,28 Persen, Andra 3,61 Persen, dan Dimyati 4,68 Persen
Selanjutnya Doli menegaskan, momentum Pilkada tidak harus selalu mengikuti konselasi nasional, karena dinamika politik selalu berubah disetiap daerah. Seperti Golkar melihat Airin pada Pileg dengan jumlah suara tertinggi di Dapil Banten III di wilayah Tangerang Raya.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, tren partai besar ditinggalkan, akan muncul di 2024 hal ini ditandai tidak adanya kepentingan Jokowi, salah satunya Golkar di Banten, setelah KIM putuskan usung Andra Soni, maka Golkar dalam situasi sulit dan Airin potensial gagal ikuti kontestasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










