Banten

Raih Medali di Olimpiade 2024, Presiden Jokowi Pastikan Beri Bonus untuk Atlet

Maulida Sahla Sabila | 9 Agustus 2024, 19:32 WIB
Raih Medali di Olimpiade 2024, Presiden Jokowi Pastikan Beri Bonus untuk Atlet

AKURAT BANTEN - Bagi para atlet yang berhasil meraih medali di Olimpiade 2024, Presiden Jokowi memastikan bahwa pemerintah akan memberikan bonus.

Perihal bonus untuk para atlet yang berhasil raih medali di Olimpiade 2024, Jokowi mengatakan bahwa nanti bisa dibicarakan kembali.

Sementara itu, Presiden Jokowi juga turut mengapresiasi keberhasilan Indonesia karena telah meraih dua medali emas di Olimpiade 2024 oleh Veddriq Leonardo di cabang panjat tebing putra dan rizki Juniansyah untuk cabang olahraga angkat besi 73 kg Putra.

Baca Juga: Usai Nurul Akmal Tampil, Upacara Penutupan Olimpiade 2024 Akan Dilaksanakan

“Ya saya sangat senang, saya sangat mengapresiasi dan masyarakat saya kira semuanya senang terhadap perolehan emas dari Veddriq Leonardo di panjat tebing dan juga baru saja Rizki Juniansyah di angkat besi. Saya kira negara mengapresiasi, rakyat juga sangat bangga terhadap capaian emas ini,” kata Jokowi.

Diketahui, sebelumnya Veddriq telah berhasil meraih medali emas pertama untuk Indonesia usai menang final nomor speed putra, Kamis (8/8/2024).

Sedangkan, Rizki Juniansyah juga berhasil menyabet medali emas di pertandingan angkat besi kelas 73 kg putra Olimpiade Paris 2024, Jumat (9/8/2024).

Baca Juga: Breaking News! Veddriq Menang Panjat Tebing, Indonesia Raih Emas Pertama Olimpiade Paris 2024

Usai kemenangannya, Rizki Juniansyah mengatakan jika medali emas yang ia dapatkan di Olimpiade 2024 ini akan menjadi kado di Hari Ulang Tahun (HUT) ke 79 Republik Indonesia.

Berkat raihan medali tersebut, posisi Indonesia otomatis naik pada klasemen Olimpiade 2024 dan menempati urutan ke 28 dengan perolehan dua medali emas dan satu perunggu yang diraih oleh Gregoria Mariska Tanjung pada cabang olahraga bulu tangkis tunggal putri.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.