Belum Bayar Utang ke Perusahaan, Disdukcapil Pandeglang Hentikan Sementara Pencetakan e-KTP

AKURAT BANTEN - Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang terpaksa harus menghentikan sementara proses pencetakan e-KTP. Kamis (15/8/24)
Hal tersebut dibenarkan, Samsudin Rais, Kasi Administrator Database Kependudukan Disdukcapil kabupaten Pandeglang, saat di Konfirmasi wartawan.
Kata Samsudin, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pandeglang telah kehabisan beberapa bahan untuk pembuatan e-KTP.
"Betul, sementara belum bisa cetak E-KTP, karena persediaan tinta ribbon, cleaning kit dan film nya habis," katanya.
Baca Juga: Puluhan Tahun Tidak Tersentuh Perbaikan, Kini Jalan Poros Desa Bagus, warga Apresiasi Kades
Hal itu terjadi karena Disdukcapil masih memiliki utang kepada perusahaan, sehingga pihak perusahaan belum mau memberikan bahan-bahan tersebut kepada Disdukcapil Pandeglang.
"Pihak perusahaan menanyakan jaminan pinjamannya, sebab, ini yang ketiga kalinya kami (Disdukcapil) pinjam," ungkapnya.
Samsudin mengaku, pihaknya telah membuat pengajuan sebesar Rp1,5 Miliar untuk kebutuhan pembuatan e-KTP tetapi hannya diberikan setengah dari pengajuan tersebut.
"Anggaran untuk pembelian item di tahun 2024 seharusnya diterima Rp1,5 miliar tapi hanya direalisasikan Rp750 juta dari pemerintah Kabupaten pandeglang," jelasnya.
Kata Samsudin, Disdukcapil juga sudah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Daerah agar bisa menutupi anggaran tahun 2024.
"Belum ada realisasinya, mungkin belum ada uang," cetusnya.
Saat ini kata Samsudin, untuk melunasi utang tersebut, pihaknya harus menunggu mekanisme perubahan anggaran.
Baca Juga: Mengaku Lebih 5 Kali KDRT ke Istri dan Anak, Armor Toreador Ditetapkan sebagai Tersangka
"Perubahan anggaran akan terjadi pada November 2024. Kalau nunggu perubahan anggaran bisa sampai bulan November," ucapnya.
Untuk sementara, Samsudin mengatakan, saat ini masyarakat bisa menggunakan e-KTP berbasis digital untuk keperluannya.
"Sebagai alternatif, silahkan aktifkan identitas kependudukan digital/IKD, bisa di unduh di playstore handphone android masing-masing, sampai batas waktu yang tidak ditentukan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan








