Banten

Pemdes Harjawana Prioritaskan Drainase, Tumpahan Air Tidak Ke Badan Jalan

Berlian Rahmah Dewanto | 2 September 2024, 16:56 WIB
Pemdes Harjawana Prioritaskan Drainase, Tumpahan Air Tidak Ke Badan Jalan

AKURAT BANTEN, LEBAK - Pemerintah Desa (Pemdes) Harjawana Kecamatan Bojongmanik Kabupaten Lebak Banten, dalam rangka penopang memaksimalkan percepatan pembangunan Desa dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) melalui Dana Desa (DD) Tahun 2024.

Dalam hal pembangunan, tentunya baik Pemdes ataupun masyarakat berharap mana yang harus di dahulukan kebutuhannya, yang pasti semuanya telah direncanakan sesuai hasil melalui musrembangdes kesepakatan bersama.

Kepentingan masyarakat lebih utama segala proritas dengan membangun saluran air atau drainase.

Baca Juga: Catat! Ini Amalan Sunnah yang Dikerjakan di Bulan Rabiul Awal atau Maulid Nabi Muhammad SAW, Cara Mencintai Rasul dengan Indah

Kepala Desa Harjawana Anda Juanda mengatakan, pembangunan tersebut, dalam rangka mengejar ketertinggalan percepat pembangunan, di bidang sarana dan prasarana Fisik Desa melalui infrastruktur.

Dengan dibangunnya Drainase ini tentunya banyak manfaatnya, selain memperlancar aliran air juga tidak lagi menggenang ke badan jalan atau tumpah kejalan jelas Kepala Desa Harjawana.

Alhamdulilah dengan adanya program dari Kemendes melalui Dana Desa APBDes tahun 2024 ini.

"Pembangunan drainase yang di pusatkan di satu titik Kampung Cipayanggu dengan panjang 640 x 2 = 1280 meter, lebar 30 x 40 x 30 x dalam 70 sentimeter, waktu pelaksanaan 90 hari kerja oleh TPK, pembangunan drainase sudah 100 persen selesai," terang Anda, pada Akurat Banten di Kantor Desanya, Senin (2/9/2024).

Baca Juga: Pj Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin Minta ASN Jaga Netralitas di PIlkada 2024 dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Terhadap Masyarakat

Lanjut Anda, drainase ini selain sebagai sarana prasarana faktor penunjang laju pertumbuhan pembangunan juga intinya air tidak menggenangi tumpah kebadan jalan.

Selain itu,mohon pada masyarakat untuk tidak membuat pagar sembarangan,karena sudah dibatasi dengan adanya drainase.

Ketika sudah dibangun oleh Pemerintah Desa, Kepala Desa tidak lagi memiliki hak untuk merawat, sepenuhnya dikembalikan lagi pada masyarakat dalam pemeliharaannya.

"Kades minta pada masyarakat untuk menjaga dan merawatnya,agar tahan lama dan awet pembangunannya," ungkap Jaro Anda.

Baca Juga: Sosok Yanti di PWK Bikin Netizen Penasaran, Praz Teguh Kini Bongkar Kisahnya

Kades berharap hasil dari pembangunan ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Karena itu, saya (Anda Juanda-Red) berharap, pada masyarakat untuk merawat, menjaga dan memelihara hasil dari pembangunan ini. Saya akan terus membangun untuk perubahan Desa Harjawana. Sehingga, desa kita sejajar dengan desa-desa lain," harap Kades.


Sementara Ahmid warga Desa Harjawana mengungkapkan, syukur alhamdulilah dan apresiasi pada pak Kades yang telah peduli terhadap masyarakat, melalui pembangunan drainase ini, warga desa setempat mengucapkan terimakasih atas terealisasinya pembangunan drainase di Kampung Cipayanggu

Baca Juga: Profil Gita KDI, Cawagub Jabar yang Diusung PKB

“Terima kasih pak Kades yang sudah amanah dalam membangun desa. Sehingga, ada perubahan dalam penopang kelancaran saluran air menjadi tidak rusak tergerusnya lahan dan tanah kami,” pungkas Ahmid. (ADV)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.