Banten

Diduga Belum Bayar, Pembangunan Gedung MTsN 4 Lebak dengan Anggaran Miliaran Disegel Pemilik Toko Material

Berlian Rahmah Dewanto | 17 November 2024, 21:04 WIB
Diduga Belum Bayar, Pembangunan Gedung MTsN 4 Lebak dengan Anggaran Miliaran Disegel Pemilik Toko Material


AKURAT BANTEN, LEBAK - Diduga belum bayar, proyek pembangunan gedung sekolah MTsN 4 berlokasi di Kampung Pasir Bungur Desa Cimarga Kecamatan Cimarga Kabupaten Lebak Banten, menyisakan masalah.

Proyek miliaran rupiah itu kabarnya disegel, karena persoalan utang bahan bangunan atau material yang belum dibayar.

Informasi yang diperoleh awak media, proyek yang saat ini sedang dalam tahap finishing tersebut, disegel seorang pemilik toko material lantaran pihak kontraktor pembangunan proyek diduga memiliki utang bahan bangunan sekitar ratusan juta rupiah, hingga kini belum dibayar.

Baca Juga: Kasus Bunuh Diri di Indonesia Meningkat, Ironisnya Sebagian Besar Korban dari Genarasi Muda

Kabar itu dibantah Direktur CV. Langgeng Gemilah Suhada selaku kontraktor proyek tersebut. Pihaknya mengaku tak merasa memiliki utang piutang dengan seorang pemilik toko material berkaitan dengan proyek yang dikerjakannya.

“Mohon maaf Pak, kenapa harus disegel karena saya tidak berutang, saya tidak berutang ke Pak Roni (pemilik toko material - Red),” ujar Direktur CV Langgeng Gemilah kepada awak media, Minggu 17 November 2024.

Suhanda mempersilakan awak media menanyakan langsung kepada pihak pemilik toko matrial, apakah dirinya selaku Dirut CV Langgeng Gemilah pernah berutang atau menyuruh berutang.

Baca Juga: Wamenaker Immanuel Ebenezer Pastikan Pekerja PT Sritex Tidak Di PHK, Tapi Dirumahkan

“Silahkan tanya ke yang memberi utangan, apakah saya, Suhanda Direktur CV Langgeng Gemilang pernah berutang, atau menyuruh berutang material,” jelasnya.

Disinggung soal adanya informasi proyek pembangunan ruang kelas baru MTsN 4 Pasir Bungur Lebak itu disubkon, ia membantah.

“Tidak disubkan, mungkin mandor saya yang berutang, tetapi saya tidak pernah menyuruh dan bilangnya menggunakan uang pak mandor. Itupun sudah saya ganti dari sejak dia menyampaikan,” kilahnya. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.