Banten

Penentu Akhir Presiden Prabowo, Ustadz Adi Hidayat Diisukan Cocok Pengganti Gus Miftah

Saeful Anwar | 9 Desember 2024, 12:09 WIB
Penentu Akhir Presiden Prabowo, Ustadz Adi Hidayat Diisukan Cocok Pengganti Gus Miftah

AKURAT BANTEN - Gus Miftah mengambil langkah mundur setelah pernyataannya mengenai penjual es teh yang dianggap sebagai penghinaan, yang kemudian memicu banyak kritik.

Kontroversi ini menarik perhatian publik dan menimbulkan reaksi negatif dari berbagai kalangan.

Tugas utama lembaga ini adalah memastikan terciptanya kerukunan di antara berbagai umat beragama.

Selain itu, lembaga ini juga berperan dalam menyelesaikan konflik yang berkaitan dengan sektarian serta mendukung pembangunan fasilitas yang berkaitan dengan kegiatan keagamaan.

Posisi sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Kerukunan Beragama merupakan tanggung jawab yang tidak mudah.

Tugas ini mencakup kemampuan untuk membangun dialog antaragama, menyelesaikan konflik sektarian, dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang beragam.

Calon pengganti harus memiliki pemahaman yang mendalam mengenai dinamika sosial dan agama di Indonesia, serta mampu menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak.

Di samping itu, mereka juga harus siap menghadapi kritik publik yang sering kali tidak dapat dihindari.

Baca Juga: Pantas! Ternyata Gus Miftah Bukan Silsilah Ulama Besar, Dibongkar Turunan Kedelapan Kiai Hasan Besari

Ustadz Adi Hidayat Dianggap Cocok

Beberapa nama mulai beredar sebagai kandidat potensial untuk menggantikan Gus Miftah. Dari kalangan tokoh agama hingga pengamat politik, masing-masing memiliki keunggulan dan tantangan tersendiri untuk mengisi peran yang strategis ini.

Salah satunya terdapat nama Ustadz Adi Hidayat, yang diisukan masuk dalam daftar pengganti untuk Utusan Khusus Presiden di bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Dan sebelumnya Presiden Prabowo pun juga mengungkap untuk mencari pengganti dari Miftah Maulana Habiburrahman.

Siapa saja kandidat yang dimaksud? Berikut ini adalah informasi lengkapnya, dirangkum dari berbagai sumber pada hari Minggu, 8 Desember.

Ustadz Adi Hidayat, yang kini tengah naik daun sebagai pendakwah muda serta menjabat sebagai Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk periode 2022 hingga 2027, bersama dengan Ghazi Abdullah Muttaqien yang merupakan seorang intelektual muda dan hafiz Quran, Dr. Gamal Albinsaid, serta Alissa Wahid, putri dari Abdurahman Wahid alias Gus Dur, juga dianggap layak untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Miftah.

Selain itu Ustadz Adi Hidayat sebagai kandidat yang berpotensi menggantikan posisinya, salah satunya adalah Rocky Gerung. Sebagai seorang filsuf dan pengamat politik, Rocky dikenal karena pandangan kritisnya, yang membuatnya dianggap mampu memediasi kerukunan antarumat beragama dengan pendekatan yang bersifat intelektual dan inklusif.

Selain Rocky, ada juga nama Irfan Hakim yang turut disebut-sebut, serta Yaqut Cholil Qoumas, mantan menteri agama di era Jokowi. Yaqut ramai dibicarakan sebagai calon pengganti Miftah karena dianggap memiliki kemampuan untuk merangkul berbagai kalangan.

Di sisi lain, nama Ali Mochtar Ngabalin juga muncul di kalangan warganet; saat ini ia menjabat sebagai Tenaga Ahli di Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (**)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman