Pemeliharaan Aplikasi Semester ll Tahun 2024, Bapenda Gelar Rapat Evaluasi di Hadiri 70 Peserta

AKURAT BANTEN,TANGERANG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, sukses menggelar Rapat Evaluasi Pemeliharaan Aplikasi Semester II Tahun 2024, yang bertujuan untuk memastikan keberlanjutan optimalisasi 11 aplikasi dan layanan yang dikelola Bidang Pelayanan, Penelitian, Verifikasi, dan Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Asli Daerah.
Kegiatan Rapat Evaluasi Pemeliharaan Aplikasi Semester II Tahun 2024 tersebut dilaksanakan di Bogor, pada Kamis (12/12/24).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 70 peserta dari perwakilan setiap bidang dan perwakilan setiap UPT Pajak Daerah yang menghadiri Rapat Evaluasi.
Baca Juga: Kejaksaan Negeri Lebak Musnahkan Barang Bukti Hasil Kejahatan
Adapun yang menjadi narasumber pada Rapat Evaluasi yaitu perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), PT Softech, PT Cartenz, dan PT Properindo Jasatama.
Achmad Dadang Suhendar Kepala Bidang Pelayanan, penelitian dan pengelolaan sistem informasi pendapatan daerah, dalam laporannya menyampaikan bahwa dari 11 aplikasi yang dikelola, sebagian besar telah berhasil menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.
Beberapa aplikasi seperti SP4N LAPOR dan PPID menunjukkan kinerja optimal dengan menyelesaikan 100% laporan masuk, sementara aplikasi lain seperti E-BPHTB dan SIMPAD terus mengalami peningkatan meskipun masih terdapat beberapa kendala teknis yang sedang ditangani.
Baca Juga: Hidrometeorologi Mengancam, Pemkot Tangsel Bakal Keluarkan Status Siaga Darurat
“Keberhasilan tersebut, tidak terlepas dari kolaborasi semua pihak yang terlibat. Meski demikian, tantangan teknologi yang berkembang pesat memacu kami untuk menghadirkan aplikasi dan layanan baru di tahun depan seperti Pay On Pride, Taxation Map, dan Data Paru,” jelas Achmad.
"Setiap peserta dapat berkontribusi aktif dengan memberikan masukan, kritik, saran, berbagi pengalaman, dan berdiskusi secara konstruktif sehingga bisa mendengar suara peserta untuk memperbaiki sistem yang ada," ungkapnya.
“Kolaborasi dan diskusi konstruktif adalah kunci keberhasilan kita dalam menghadapi tantangan teknologi yang terus berkembang. Kami mengharapkan masukan, kritik, dan saran membangun dari semua pihak demi meningkatkan kualitas pelayanan publik,” paparnya.
Baca Juga: Hati-hati Menular! Intip Paket Vaksin Cacar Air dan Fungsinya Disini
Achmad berharap, rapat tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan sistem informasi pendapatan daerah serta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan transparansi dalam pengelolaan pendapatan daerah demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami optimis bahwa dengan semangat inovasi dan kerja sama, target pendapatan daerah yang telah ditetapkan dapat tercapai secara efektif,” pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










