GENTING Jadi Strategi BKKBN Entaskan 283.250 Keluarga Beresiko Stunting di Banten

AKURAT BANTEN - Dalam rangka mempercepat penurunan angka stunting, Pemerintah Provinsi Banten bekerja sama dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Banten menggelar kegiatan Kemitraan Pentahelix dalam Pelaksanaan Quick Win Percepatan Penurunan Stunting. Selasa (24/12/24).
Acara yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, menggunakan tema Sinergi dan Energized Percepatan Penurunan Stunting Menuju Indonesia Emas 2045.
Acara ini akan dibuka secara resmi oleh Penjabat Gubernur Banten, A. Damenta, turut hadir tokoh masyarat dan Gubernur Banten terpilih, Andra Soni.
Dikatakan, Kepala Kanwil BKKBN Provinsi Banten, Rusman Efendi, sebagai bagian dari upaya strategis, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga meluncurkan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), sebuah inisiatif yang mengedepankan semangat gotong royong melalui pendekatan Pentahelix.
Program ini pertama kali diperkenalkan oleh Menteri Wihaji, pada 5 Desember 2024, di Danau Cipule, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Fokus program ini adalah intervensi nutrisi dan non-nutrisi untuk membantu keluarga berisiko stunting meliputi, bantuan nutrisi, penyediaan makanan kaya protein hewani berbasis pangan lokal.
Selain itu, kata Rusman ada juga bantuan non-nutrisi, yaitu peningkatan akses sanitasi, penyediaan rumah layak huni, air bersih, serta edukasi kesehatan kepada keluarga risko stunting.
"Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mengatasi tantangan stunting di Provinsi Banten," katanya
Berdasarkan data dari BKKBN, pada tahun 2024 mencatat 283.250 keluarga berisiko stunting (KRS) atau 13,27% dari total keluarga sasaran.
Dari data tersebut Kabupaten Pandeglang menjadi wilayah dengan persentase KRS tertinggi, yakni 22,17% atau 50.882 keluarga.
Diikuti oleh Kabupaten Lebak dengan 19,20% (48.430 keluarga) dan Kabupaten Serang dengan 16,63% (48.754 keluarga).
Selanjutnya, Kota Serang mencatat 14,15% (18.421 keluarga), disusul oleh Kota Cilegon dengan 14,01% (11.636 keluarga).
Baca Juga: Pantangan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil, Apa Saja? Begini Ulasannya
Sementara itu, wilayah dengan persentase KRS di bawah rata-rata provinsi meliputi: Kabupaten Tangerang: 8,69% (34.313 keluarga), Kota Tangerang Selatan: 9,04% (18.876 keluarga) dan Kota Tangerang: 11,81% (51.938 keluarga).
Data tersebut, kata Rusman, menegaskan perlunya fokus intervensi di wilayah dengan risiko tinggi, terutama di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak, untuk menekan angka stunting secara signifikan.
"Gerakan ini mengajak seluruh pihak untuk menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting," jelasnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, sasaran program meliputi ibu hamil, ibu yang memiliki baduta atau menyusui (anak usia di bawah dua tahun atau sekitar 0-23 bulan) dari keluarga miskin yang berisiko stunting.
Baca Juga: Keseruan Basuki Hadimuljono Tampil Perdana dengan Ciri Khasnya di Podcst Mahfud MD Official
"Tujuan utamanya adalah, terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, kuat, dan tidak stunting, meningkatkan kepedulian dan peran serta masyarakat dalam pencegahan stunting," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










