Banten

Uang Royalti dari Band ATF Milik Andre Taulany Ditolak, Ahmad Dhani: Enggak Usah, Aku Udah Banyak Duit!

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 31 Desember 2024, 07:26 WIB
Uang Royalti dari Band ATF Milik Andre Taulany Ditolak, Ahmad Dhani: Enggak Usah, Aku Udah Banyak Duit!

AKURAT BANTEN - Konten kreator Vincent mengunggah salah satu video dikanal YouTube Vindes, menyebut Ahmad Dhani tidak ingin dibayar royalti yang ditawarkan Andre Taulany, karena lagu ciptaannya dibawakan oleh band ATF.

Sebagai informasi, ATF merupakan band yang didirikan Andre Taulany, diketahui sering membawakan lagu ciptaan Ahmad Dhani.

Ban ini, beranggotakan Andre Taulany, Raffi Ahmad, Desta, Dikta Wicaksono dan Surya Insomnia.

Baca Juga: Prabowo Memberi Label MALING bagi Para KORUPTOR, Harusnya Dihukum 50 Tahun Penjara

"Si ATF kan sering bawain Kamulah Satu-satunya," sebut Vincent.

Mendapatkan pertanyaan tersebut, Ahmad Dhani pun langsung menjawab spontan "Enggak pernah izin tuh," ungkap Dhani.

Mendengar jawaban Dhani, Vincent pun tidak langsung percaya, kemudian Ia membantah perkataan sang musisi tersebut, dan mengatakan hal itu tidak mungkin, karena bahkan putra Ahmad Dhani, El sendiri pernah menyanyikan lagu tersebut bersama ATF.

Baca Juga: Pj Bupati Resmi Lantik Soma Atmaja Duduki Kursi Sekda Kabupaten Tangerang

"Izin sama lo. Orang El yang nyanyi," desak Vincent.

"Lupa. Gentlemen's agreement aja kali," seloroh Dhani melanjutkan.

Merasa terus didesak, akhirnya Dhani, mengingat-ingat kembali "Oh, enggak, bener. Andre mau bayar royalti," tutur Dhani.

Seingat Dhani, Andre ngomong "Mas, aku mau bayar royalti ya," sambil menirukan gaya bahasa Andre saat itu.

Baca Juga: Gedung Rektorat Hangus Terbakar, UIN Ciputat Pastikan Kegiatan Kampus Tetap Berjalan Normal

Dhani mengklaim jika saat itu, Ia dengan tegas menolak untuk dibayar royalti atas lagu yang sudah dibawakan ATF. "Enggak usah, aku udah banyak duit," tegas Dhani.*******

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.