Banten

Gus Miftah Kembali Diundang untuk Hadiri Acara Pengajian, Mengaku Trauma Jika Disuguhkan Es Teh

Aldi Gultom | 10 Januari 2025, 16:55 WIB
Gus Miftah Kembali Diundang untuk Hadiri Acara Pengajian, Mengaku Trauma Jika Disuguhkan Es Teh

AKURAT BANTEN - Gus Miftah yang sebelumnya sempat vakum dari pengajian, saat ini kembali menyapa para penggemarnya dengan kembali mengisi acara.

Dalam acara tersebut, Gus Miftah membuat pengakuan mengejutkan yang langsung viral di media sosial.

Dalam video yang beredar luas, Gus Miftah mengungkapkan bahwa dirinya masih merasa trauma dengan kejadian viral beberapa waktu lalu terkait pernyataannya tentang es teh.

Baca Juga: Jaga Stabilitas inflasi, TPID Kabupaten Tangerang Pantau Langsung Kenaikan Sejumlah Komoditi

Ia bahkan mengatakan bahwa dirinya akan menolak jika disuguhi es teh dan memilih untuk diberikan kopi.

"Tapi berhubung disuguhi kopi jadi saya berangkat. Insyaallah kalau disuguhi kopi akan saya minum, tapi kalau disuguhkan es teh saya trauma," katanya. 

Sontak kejadian tersebut memicu beragam respon dari para netizen dan tak banyak juga yang memperdebatkannya. 

Baca Juga: Akibat Kebakaran Dahsyat yang Melanda Los Angeles, Ribuan Rumah Hangus dan Korban Jiwa Berjatuhan

Beberapa netizen berpendapat bahwa pernyataan tersebut hanyalah bentuk humor dan tidak perlu dipermasalahkan.

Namun, ada juga yang menganggap pernyataan tersebut tidak pantas dan dapat menyinggung perasaan orang lain.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pengajian yang diisi oleh Gus Miftah tersebut digelar di Gunungkidul, Yogyakarta dalam rangka haul ke-1 KH Djumantoro.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Los Angeles Landa Hollywood Hills, Sejumlah Rumah Selebriti Hangus

Channel YouTube Dakwah Pedia telah mengunggah video lengkap dari pengajian tersebut dengan judul "Gus Miftah Terbaru 2025. pengajian pertama setelah viral es teh." 

Video ini diunggah oleh channel tersebut pada 6 Januari 2025.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.