Ribuan Warga Cilegon Lakukan Aksi Damai, Tuntut Pemkot Bayar Tunggakan Honorer

AKURAT BANTEN - Ratusan warga Cilegon yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Termajinalkan menggelar aksi damai di depan Kantor Pemerintah Kota Cilegon pada hari ini, Rabu, 8 Januari 2025 lalu.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan defisit anggaran yang cukup besar dan lambatnya pembayaran sejumlah tagihan, seperti gaji guru honorer, guru madrasah, dan honorarium perangkat desa.
Masyarakat menuntut agar pemerintah kota Cilegon lebih transparan dalam pengelolaan anggaran daerah.
Baca Juga: Heboh! Antrean Panjang Picu Keributan Ojol dan Karyawan di Grand Opening Mie Gacoan Bengkulu
Para guru honorer, guru madrasah, perangkat desa, dan kontraktor proyek menuntut pembayaran tunggakan yang sudah lama tertunda bisa disegerakan.
Masyarakat berharap pemerintah kota dapat mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah defisit anggaran dan memastikan pembayaran gaji serta honorarium dapat dilakukan secara teratur.
Aksi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini berlangsung dengan tertib dan damai di bawah pengawalan ketat Polres Cilegon.
Perwakilan pemerintah kota menemui massa aksi dan menyampaikan komitmen untuk menyelesaikan masalah yang ada.
Sebagai respon atas tuntutan masyarakat, Pemerintah Kota Cilegon memberikan beberapa komitmen kepada masyarakat.
Pemerintah kota berjanji akan segera melunasi tunggakan pembayaran kepada kontraktor sebelum pelantikan walikota terpilih.
Baca Juga: Menko AHY Kunjungi Waduk Karian, Bagikan Program Sertifikat Gratis PTSL
Gaji guru honorer, guru madrasah, dan perangkat desa akan dibayarkan pada triwulan pertama tahun 2025.
Pemerintah kota berkomitmen untuk melakukan pembayaran gaji dan honorarium secara rutin setiap bulan di tahun anggaran 2025.
Kapolres Cilegon, AKBP Kemas Indra Natanegara, mengapresiasi aksi damai yang dilakukan oleh masyarakat Cilegon.
Baca Juga: Petugas Dishub Depok Beraksi Mirip Spiderman Saat Hentikan Mobil Pelanggar
Pihak kepolisian berkomitmen untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya aksi unjuk rasa.
Dengan adanya komitmen dari pemerintah kota, diharapkan masalah defisit anggaran dapat segera teratasi dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









