TPI Kabupaten Lebak Sumbang PAD Rp1,7 Miliar, Pasok Banten dan Pelabuhan Ratu

AKURAT BANTEN, LEBAK - Dinas Perikanan Kabupaten Lebak mencatat Produksi tangkapan ikan di 11 titik, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kabupaten Lebak pada tahun 2024 mencapai total bersih 6.845 ton. Sehingga bisa menyumbangkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp1,7 miliar.
Winda Triana Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak mengungkapkan, untuk produksi penangkapan ikan ditahun 2024 meningkat hingga mencapai 6.845 ton dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 6.698 ton.
"Kenaikan produksi tangkapan ikan juga berdampak terhadap meningkatnya PAD transaksi pelelangan di 11 titik TPI mencapai Rp 1,7 miliar dari sebelumnya hanya Rp 1,2 miliar," ungkap Winda, kepada awak media di kantornya, Senin (20/1/2025).
Baca Juga: Kecamatan Mekar Baru Raih Juara Umum MTQ Ke 55, Menjadi Motivasi Generasi Penerus
Menurut Winda, Pemerintah Kabupaten Lebak memungut retribusi transaksi pelelangan ikan di 11 TPI sebagai sektor PAD berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2010, tentang retribusi jasa usaha sebesar 3 persen dari nilai transaksi pelelangan yang dibebankan kepada pemenang lelang.
“Saya mendorong nelayan terus meningkatkan produksi tangkapan ikan sehingga berdampak terhadap kenaikan PAD,” katanya.
Ungkap Winda, pemerintah pusat, provinsi dan daerah setiap tahun selalu menyalurkan bantuan sarana prasarana kelautan dan perikanan kepada nelayan.
Baca Juga: Ketua DPRD Lebak Pimpin Rapat Paripurna Penetapan Bupati Terpilih, Diharapkan Bisa Bersinergi
Penyaluran bantuan tersebut, mulai dari kapal, perahu kincang, jaring dan peralatan lainnya guna mendukung peningkatan produksi tangkapan.
"Selain itu juga, pembangunan sarana dan prasarana pelabuhan serta pendaratan kapal nelayan," paparnya.
Lanjut Winda, selama ini, produksi tangkapan ikan relatif baik sehingga bermuara pada kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir setempat. Potensi perikanan Kabupaten Lebak cukup luas dengan memiliki perairan laut 677,51 Km persegi, panjang garis pantai 91,42 Km, enam kecamatan pesisir, 20 desa pesisir dan lima pulau kecil.
Baca Juga: Aksi Nyata, Warga Cipondoh Kerja Bakti Pembuatan Lubang Biopori untuk Antisipasi Banjir
Populasi ikan-ikan di selatan perairan Lebak atau Samudra Hindia memiliki mutu dan kualitas serta bernilai jual tinggi juga produksinya cukup melimpah. Kebanyakan populasi ikan di Perairan Samudra itu merupakan jenis ikan besar, seperti tuna, marlin dan layur, cumi juga tangkapan cakalang, kembung, tongkol, lobster, dan sidat.
“Untuk roduksi tangkapan di 11 titik TPI itu dipasok ke sejumlah daerah di Banten dan Palabuhanratu Sukabumi, bahkan ekspor melalui perusahaan di Jakarta,” pungkasnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang








