Banten

Usai Pelaporan Video Viral Sebut Semua Guru Koruptor, Kini Riezky Kabah Dijemput Polisi

Aldi Gultom | 5 Maret 2025, 12:36 WIB
Usai Pelaporan Video Viral Sebut Semua Guru Koruptor, Kini Riezky Kabah Dijemput Polisi

AKURAT BANTEN - Pemilik akun TikTok Riezky Kabah yang sempat viral karena videonya menyebut semua guru adalah koruptor, akhirnya dijemput polisi pada Selasa, 4 Maret 2025.

Diketahui sebelumnya bahwa setelah pelaporan, Riezky Kabah sempat menghilang atau kabur dari rumahnya dan tampak memamerkan uangnya yang banyak.

Dirinya sempat membuat video yang mengolok-olok netizen serta membuat statement bahwa saat itu akan melakukan foya-foya.

Baca Juga: Nikita Mirzani Resmi Ditahan, Lolly Buat Surat Pernyataan Supaya Ibunya dapat Dibebaskan

Namun akhirnya polda Kalbar berhasil mengamankan Riezky Kabah dan dijemput secara langsung di rumahnya.

Kali ini Riezky tak banyak bicara, hanya sampaikan permintaan maaf kepada orang-orang. "Minta maaf semua," ujarnya singkat.

Sebelumnya diketahui bahwa salah satu video yang diunggah oleh akun TikTok Riezky Kabah sempat viral dan mengatakan semua guru adalah koruptor.

Baca Juga: Nikita Mirzani dan Asistennya Ditetapkan Tersangka oleh Kepolisian, Dugaan Pemerasan dan Pengancaman

Dirinya juga mengajak para pengikutnya untuk membenci guru yang akhirnya memicu protes besar dari kalangan pendidik di Indonesia.

Pernyataan tersebut membuatnya dilaporkan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pontianak, Kalimantan Barat ke Polda Kalbar.

Wakil Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kalimantan Barat, Masturah, membenarkan bawa pihaknya telah melaporkan Riezky Kabah ke Polda Kalbar.

Baca Juga: 2 Hari Terendam Banjir, Warga Kelurahan Parung Jaya Belum Tersentuh Bantuan Pemkot Tangerang

Oleh karena setelah pelaporan dirinya tak juga datang ke Polda Kalbar, akhirnya pihak kepolisian yang menjemput Riezky Kabah untuk dibawa ke Polda.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.