Wapres Gibran: AI Bukan Ancaman, Tapi Alat Peningkatan Kreativitas

Akurat Banten - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, menegaskan bahwa kemajuan teknologi, terutama dalam bidang Artificial Intelligence (AI), tidak seharusnya dilihat sebagai ancaman.
Dalam acara buka puasa bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Jakarta, Senin 17 Maret 2025, Gibran menyampaikan bahwa teknologi ini justru berperan sebagai alat untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas manusia, bukan menggantikan peran manusia itu sendiri.
"AI jangan dianggap sebagai ancaman, sebagai pengganti manusia, karena sekali lagi AI adalah tools untuk meningkatkan kreativitas," ujar Gibran dengan tegas.
Baca Juga: Indonesia Berduka: Mat Solar, Sang Ikon Bajaj Bajuri, Tutup Usia di Usia 62 Tahun
Pernyataan tersebut menjadi pesan utama dalam diskusi yang dihadiri oleh sejumlah pengusaha muda di Tanah Air.
Menurut Gibran, teknologi seperti AI justru akan memberikan peluang lebih besar bagi manusia untuk berkembang.
Ia menyatakan bahwa manusia yang mampu memanfaatkan AI akan memiliki keunggulan dibandingkan dengan mereka yang tidak memanfaatkannya.
"AI tidak akan menggantikan manusia, AI ini sangat penting sekali karena manusia yang gunakan AI mengalahkan manusia yang tidak menggunakan AI," tambahnya.
Gibran juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, terutama bagi generasi muda Indonesia.
Sebagai bagian dari upaya mengenalkan AI lebih luas kepada anak muda, Gibran mengatakan bahwa dirinya telah mengadakan pelatihan AI gratis di beberapa sekolah.
Baca Juga: Siap-siap Mudik Lebaran 2025: Jangan Kaget, Ini Dia Update Tarif Tol Trans Jawa Terbaru!
"Saya baru saja mengadakan pelatihan AI di beberapa sekolah gratis, minggu ini ada di 3 lokasi," ungkapnya.
Lebih lanjut, Gibran menekankan bahwa teknologi blockchain, mata uang kripto, dan inovasi serupa sudah menjadi kenyataan yang tidak bisa dihindari.
Oleh karena itu, anak muda Indonesia harus segera beradaptasi dengan perkembangan ini agar dapat bersaing di tingkat global.
Baca Juga: Indosat Ooredoo Hutchison Komitmen Jaga Konektivitas Selama Ramadan dan Idulfitri 1446H
"Saat ini, negara-negara maju sudah mendorong adaptasi AI di kalangan anak muda mereka. Kami ingin Indonesia tidak tertinggal, dan kita harus bergerak lebih cepat," ujar Gibran.
Pemerintah, menurutnya, memiliki peran penting dalam menyediakan fasilitas pelatihan dan sumber daya agar generasi penerus dapat menguasai teknologi yang terus berkembang.
Pernyataan Gibran ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pemanfaatan teknologi di berbagai sektor kehidupan.
Baca Juga: 15 Link Twibbon Idul Fitri 2025 Gratis Paling Dicari: Cara Mudah Bikin Profilmu Bersinar!
Pemerintah ingin memastikan bahwa Indonesia dapat tetap bersaing di kancah global, terutama dalam bidang teknologi yang kini berkembang sangat pesat.
Dengan pelatihan dan sosialisasi yang terus digencarkan, Gibran berharap anak muda Indonesia bisa segera menguasai teknologi terkini dan memanfaatkannya untuk memajukan negara.
"Kami ingin generasi muda kita siap menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan dan peluang teknologi," tutupnya.
Baca Juga: Ribuan Honorer Siap 'Geruduk' Jakarta: Aksi Nasional 18 Maret 2025 Tuntut Kejelasan PPPK 2024
Dengan perspektif positif tentang AI, Wakil Presiden Gibran Rakabuming menunjukkan bahwa teknologi bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti, melainkan peluang yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan daya saing bangsa.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026









