Banten

Usai Ditemukan Bercak Sperma Disekitar Kemaluan Korban, Diduga Juwita Alami Kekerasan Seksual Sebelum Dibunuh

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 6 April 2025, 10:46 WIB
Usai Ditemukan Bercak Sperma Disekitar Kemaluan Korban, Diduga Juwita Alami Kekerasan Seksual Sebelum Dibunuh

AKURAT BANTEN - Keluarga Juwita (23 tahun), sosok jurnalis yang menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oknum TNI AL di Banjarbaru, menuntut untuk segera tes deoxyribonucleic acid (DNA) usai ditemukan bercak sperma disekitar kelamin korban.

Dengan temuan baru ini, Diduga pelaku Kelasi Satu Jumran melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap korban, dengan sendiri atau ada pelaku lain.

Kuasa Hukum keluarga korban, Dedi Sugiyanto usai menghadiri rekonstruksi 33 adegan pembunuhan mengatakan, jika penyidik harus melakukan tes terkait temuan baru tersebut.

Baca Juga: Bank DKI Minta Maaf Karena Gangguan Layanan, Meski Akun Instagramnya Disasar Komentar Negatif Nasabah

"Meskipun kewenangan penyidik melakukan tes atau tidak, kami mendorong agar kita semua tahu apakah hanya tersangka Jumran pelakunya," tuturnya saat ditemui wartawan di lokasi kejadian, di Jalan Trans Gunung Kupang, Cempaka, Kota Banjarbaru pada, Sabtu (5/4/2025).

"Ini jelas ada indikasi kekerasan seksual yang dialami korban sebelum jasadnya ditemukan," ujar Dedi Sugiyanto dikutip Akurat Banten pada, (6/4/2025).

Dedi secara tegas mengatakan, bahwa temuan sperma tersebut merupakan petunjuk penting dalam penyelidikan yang seharusnya tidak boleh diabaikan, semua alat bukti harus dihimpun secara menyeluruh untuk mengungkap kejadian sebenarnya.

Baca Juga: Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Menduga Bank DKI Alami Serangan Siber dan Kerugiannya tidak Sedikit

"Rekonstruksi hari ini memang belum bisa mengungkap dengan jelas kasus ini, ini hanya gambaran bagaimana cara pelaku menghabisi nyawa korban," tambahnya.

Diketahui, sebelumnya tersangka Jumran berdinas di Lanal Balikpapan telah diserahkan oleh Denpomal Balikpapan kepada Denpomal Banjarmasin untuk dilakukan penahanan selama 20 hari terhitung sejak, Jumat (28/3/2025) malam lalu.

Sedangkan, korban Juwita adalah sosok yang berprofesi sebagai jurnalis muda yang bekerja di media daring lokal di Banjarbaru dan telah memiliki sertifikasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan kualifikasi wartawan muda.

Baca Juga: Keji! Perbuatan Oknum TNI AL Banjarbaru Kepada Jurnalis Cantik, Diperkosa dan Dibunuh!

Ia ditemukan tewas pada 22 Maret 2025 di tepi Jalan Trans Gunung Kupang, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, bersama sepeda motornya.

Saat korban ditemukan, masyarakat dan keluarga menduga, jika korban meninggal karena kasus kecelakaan lalu lintas.

Belakangan, usai melihat luka lebam di leher dan hilangnya ponsel korban menimbulkan dugaan kuat bahwa Juwita merupakan korban pembunuhan. (*******)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.