Geng Remaja Hendak Tawuran di Tangsel, Polisi Temukan Bom Molotov di Tas Sekolah

AKURAT BANTEN - Aksi cepat aparat kepolisian dari Polsek Cisauk, Tangerang Selatan, berhasil menggagalkan rencana tawuran antar remaja yang hendak terjadi di kawasan Jalan Raya Puspiptek, Kelurahan Setu.
Dalam operasi patroli yang digelar Minggu malam (4/5/2025), sebanyak 28 remaja diamankan—termasuk 17 di antaranya masih di bawah umur. Lebih mencengangkan, dari hasil penggeledahan, polisi menemukan tiga bom molotov buatan tangan yang dibawa oleh para remaja tersebut.
Baca Juga: Wapres Gibran Beberkan Laporan Anggaran Rp17,1 Triliun untuk Perbaikan Sekolah
"Ada tiga bom molotov yang dirakit dan dibawa oleh tiga pelaku. Mereka sebagian besar masih berstatus pelajar, ada juga yang putus sekolah atau sudah bekerja," ungkap Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, dalam keterangannya kepada media pada Senin (5/5).
Baca Juga: Prabowo Minta Biaya Haji Lebih Ramah di Kantong, Soroti Peran Maskapai dan Efisiensi Layanan
Patroli tersebut menyisir sejumlah titik rawan yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya remaja, seperti kawasan Lapan Cisauk, Suradita, Golden Park 3, Keranggan, hingga Jalan Lingkar Selatan dan Jalan Raya Puspiptek.
Polisi yang curiga dengan gelagat kelompok remaja tersebut langsung melakukan pemeriksaan dan mendapati senjata tajam serta bom molotov di antara barang bawaan mereka.
Baca Juga: Dunia Terlihat Berbeda: Mengenali Ciri-Ciri Buta Warna dan Langkah Mudah untuk Tes
"Dari total 28 orang, 11 di antaranya sudah dewasa dengan rentang usia 18 hingga 21 tahun. Sisanya adalah anak-anak berusia 14 sampai 18 tahun," kata Dhady menjelaskan.
Saat ini seluruh remaja yang diamankan masih berada di Mapolsek Cisauk untuk proses pendataan dan pemeriksaan lanjutan. Polisi juga telah memanggil para orang tua, ketua RT, dan pihak sekolah terkait guna melakukan pembinaan, serta memastikan para remaja tersebut tidak kembali terjerumus ke dalam aksi kekerasan serupa.
Baca Juga: Polemik Status Direksi-Komisaris BUMN: Bukan Penyelenggara Negara? KPK Lakukan Kajian Mendalam
"Kami pastikan situasi aman dan terkendali. Para remaja ini akan didata dan dibina dengan melibatkan orang tua serta lingkungan tempat tinggal dan sekolah mereka," tambahnya.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak muda di lingkungan sekitar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










