Asrama Haji Cipondoh Belum Difungsikan, Pemprov Banten Minta Tangsel Ikut Bantu Biaya Pembangunan

AKURAT BANTEN - Pemerintah Provinsi Banten kembali mengingatkan pentingnya percepatan penyelesaian pembangunan asrama haji Grand el Hajj di Cipondoh, Kota Tangerang.
Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa difungsikan untuk memberangkatkan jemaah haji, lantaran masih ada beberapa elemen pendukung yang belum rampung, seperti area parkir, lanskap, hingga masjid.
Baca Juga: Kejagung Tangkap Dirut PT Sritex di Solo Terkait Korupsi Kredit Bank
Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, meminta Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) turut ambil bagian dalam mendukung penyelesaian pembangunan tersebut. Ia menilai kontribusi dari Tangsel akan sangat berarti mengingat asrama ini akan digunakan untuk seluruh jemaah haji se-Provinsi Banten.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! SPMB SMP Kota Tangsel Resmi Dibuka 24 - 26 Juni 2025, Berikut Tahap Pendaftarannya
“Yang sudah bantu itu Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Tinggal Tangsel yang belum. Saya berharap ada bentuk hibah dari Pemkot Tangsel, misalnya membantu pembangunan masjid atau landscape-nya. Parkir juga masih kurang,” kata Dimyati saat melepas keberangkatan jemaah haji kloter 47 asal Tangsel, Selasa, 20 Mei 2025.
Baca Juga: Uang Tunai Rp1 Triliun Ditemukan di Rumah Eks Pejabat MA, Kejagung: Penyidik Hampir Pingsan Liatnya!
Ia menegaskan bahwa kehadiran asrama haji di Cipondoh sangat krusial untuk mempermudah keberangkatan jemaah haji asal Banten.
Selama ini, mereka masih harus menggunakan asrama haji Pondok Gede di Jakarta Timur, yang dinilai semakin padat dan kurang representatif bagi jemaah dari luar Jakarta.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Tanggapi Laporan Dugaan Pelanggaran Hak Cipta oleh Penyanyi Lesti Kejora
“Jujur saya kecewa, karena kita masih harus ke Pondok Gede. Padahal di Cipondoh sudah bisa digunakan, hanya tinggal penyempurnaan. Masjid bisa digunakan di area sini, atau kalau belum bisa ya manfaatkan ballroom dulu. Ini soal niat dan kebersamaan,” ujarnya.
Dimyati mengungkapkan, dirinya sudah menyampaikan langsung permintaan hibah bantuan pembangunan kepada Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, agar dapat dipertimbangkan dalam penganggaran APBD, baik dalam perubahan tahun ini maupun APBD murni tahun 2026.
Baca Juga: Jokowi Akui Sedih Jika Kasus Ijazah Palsu Naik Ke Tahap Penyidik: Saya Kasihan, Tapi Keterlaluan!
“Itu sudah saya titipkan ke Wakil Wali Kota. Ini peluang pahala, sumbangsih untuk umat. Mudah-mudahan nanti Pemkot Tangsel bisa mengakomodasi dalam program pembangunan,” tambahnya.
Baca Juga: Wamenaker Tegaskan Perusahaan yang Tahan Ijazah Karyawan Bisa Kena Pidana!
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, mengaku baru mengetahui adanya permintaan tersebut dari pihak provinsi. Menurut Pilar, pembangunan asrama haji Cipondoh selama ini menjadi kewenangan provinsi, sehingga keterlibatan kota/kabupaten memang belum dirancang secara rinci.
“Saya juga baru tahu dari Pak Wagub. Ternyata memang masih ada kekurangan di sana. Tapi sejauh yang saya tahu, itu proyeknya dari Pemprov Banten, untuk kepentingan seluruh wilayah,” ujar Pilar.
Baca Juga: Waspada Jelang Iduladha, Dua Sapi Terindikasi PMK di Tangerang, Pengawasan Diperketat
Ia memastikan akan menyampaikan hal tersebut ke jajaran Pemkot Tangsel untuk ditindaklanjuti secara teknis. Pilar tidak menutup kemungkinan Tangsel akan mendukung pembangunan asrama tersebut jika memang dibutuhkan dan memungkinkan secara anggaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










