Pemerintah Tambah Kuota Rumah Subsidi Jadi 350 Ribu, Maruarar: KPR Terjangkau, Hunian Berkualitas

AKURAT BANTEN - Kabar baik datang bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tengah berjuang mewujudkan impian punya rumah sendiri. Pemerintah resmi menaikkan target pembangunan rumah subsidi menjadi 350.000 unit melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di tahun 2025.
Langkah ini disebut sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan hunian yang layak dan terjangkau.
Baca Juga: Indonesia Gandeng Kadin Prancis Bangun 1.000 Dapur Gizi Gratis di Seluruh Indonesia
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa kebijakan ini telah mendapat restu penuh dari Presiden Prabowo Subianto. Tak hanya itu, dukungan juga datang dari berbagai institusi strategis, seperti Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, hingga DPR. Dengan kolaborasi lintas lembaga ini, pemerintah yakin program FLPP bisa berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Saya sudah mendapat dukungan penuh dari Presiden, BI, Kementerian Keuangan, dan DPR. Anggarannya sudah aman, programnya juga sudah siap dijalankan. Jadi tinggal eksekusi,” ujar Maruarar dalam pernyataan resminya, Rabu (28/5).
Baca Juga: Sejarah Terukir di Borobudur: Prabowo dan Macron Perkuat Ikatan Budaya Indonesia-Prancis!
Dengan tambahan kuota ini, pemerintah ingin memperluas akses masyarakat untuk memiliki rumah yang tidak hanya murah, tapi juga layak huni dan memenuhi standar kualitas.
Maruarar menekankan bahwa rumah subsidi yang dibangun saat ini sudah jauh lebih baik, tidak seperti stigma lama yang kerap melekat pada rumah murah. Kualitas bangunan, fasilitas lingkungan, hingga kenyamanan hunian terus ditingkatkan.
Baca Juga: Gibran Tinjau Proyek Kunci di IKN, Pastikan Infrastruktur Siap Sambut Pemerintahan Baru
Salah satu keunggulan dari rumah subsidi ini adalah sistem Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang ditawarkan dengan bunga rendah dan angsuran tetap selama masa tenor. Ini membuat skema FLPP menjadi salah satu solusi paling realistis bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pembiayaan rumah dari sektor komersial.
Baca Juga: Apple Serius Garap Bisnis Gim Seluler, Siapkan Aplikasi Khusus Jelang WWDC 2025
Program ini juga tak hanya menjadi solusi atas kebutuhan tempat tinggal, tapi ikut menggerakkan sektor properti dan industri turunannya.
Banyak pengembang lokal hingga pelaku UMKM ikut merasakan dampak positif dari geliat pembangunan rumah subsidi ini. Dari sektor bahan bangunan, furnitur, hingga jasa kontraktor, semuanya ikut terlibat dalam rantai ekonomi ini.
Maruarar menegaskan bahwa program FLPP bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan bentuk kehadiran negara dalam memastikan setiap warga bisa hidup lebih layak. Menurutnya, memiliki rumah bukan lagi sekadar mimpi, tetapi hak yang harus diupayakan bersama oleh negara dan rakyat.
Baca Juga: Beras Bulog Akan Dikirim ke Daerah Mahal, Wilayah Murah Diminta Sabar
“Kita ingin ke depan, tidak ada lagi warga yang merasa jauh dari kemungkinan punya rumah sendiri. Dengan sistem pembiayaan yang ringan dan lokasi yang tersebar di berbagai daerah, kami ingin program ini menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” kata Maruarar menutup keterangannya.
Baca Juga: Pelaku Penculikan Guru SD di Cirebon Berhasil Dibekuk Polisi, Korban Selamat Setelah Melarikan Diri
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Viral! Pemilik Toko di NTT Gratiskan Susu Dan Popok Bayi untuk Korban Gempa: 'Kami Tidak Cari Untung'
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”






