Kabar Duka! Pesawat Air India yang Bawa 242 Penumpang Jatuh di Ahmedabad, 204 Orang Dinyatakan Tewas

AKURAT BANTEN - Musibah besar melanda India pada Kamis, 12 Juni 2025, saat sebuah pesawat komersial milik maskapai Air India jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel di Ahmedabad, Gujarat.
Pesawat dengan nomor penerbangan AI171 itu menghantam bangunan asrama perguruan tinggi kedokteran, menewaskan sedikitnya 204 orang dan melukai puluhan lainnya.
Baca Juga: Bagaimana Cara Mengatur Keuangan Pribadi Agar Bisa Liburan Setiap Tahun?
Pesawat nahas yang tengah dalam perjalanan menuju Bandara Gatwick, London itu membawa 242 orang di dalamnya. Di tengah kepedihan akibat tragedi besar ini, kabar tentang satu penumpang yang ditemukan selamat memberi sedikit harapan.
Penumpang bernama Viswashkumar Ramesh berhasil ditemukan hidup di kursi 11A. Ia segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Baca Juga: Ahok Diperiksa Lagi soal Kasus Lahan Rusun Cengkareng, Bareskrim Lanjutkan Pendalaman
“Dia mengalami luka serius, tapi saat ditemukan dia masih sadar,” kata salah satu petugas penyelamat di lokasi kejadian.
Selain para penumpang, korban jiwa juga berasal dari daratan, termasuk lima mahasiswa yang tinggal di asrama yang menjadi titik jatuhnya pesawat. Sekitar 50 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka, beberapa di antaranya adalah wanita dan anak-anak.
Saat kejadian, sebagian besar staf kampus diketahui sedang keluar makan siang, sehingga jumlah korban di dalam gedung bisa jadi lebih besar jika tragedi itu terjadi beberapa jam sebelumnya.
Baca Juga: Miris! Bocah 7 Tahun Dianiaya dan Ditinggal di Pasar, Polisi Buru Sang Ayah yang Diduga Pelaku
Komisaris Polisi Ahmedabad, GS Malik, menyebut bahwa evakuasi jenazah masih berlangsung, dan jumlah korban bisa terus bertambah.
“Kami masih terus melakukan pencarian di reruntuhan bangunan,” ujarnya.
Baca Juga: Hati-hati! Merokok Sembarangan di Jakarta Bisa Kena Denda Rp250 Ribu, Ini Detail Aturan Barunya
Di antara korban tewas, salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Vijay Rupani, mantan kepala menteri Gujarat.
Kehilangan sosok penting ini semakin menambah duka mendalam bagi warga negara bagian tersebut, terlebih Rupani dikenal luas sebagai tokoh politik yang disegani.
Baca Juga: Saksi Bongkar Praktik 'Pengamanan' Situs Judi Online di Kominfo Diduga Diketahui Menteri
Tata Group, perusahaan induk dari Air India, menyatakan akan memberikan kompensasi sebesar satu crore Rupee India (sekitar USD 116.000) kepada keluarga tiap korban meninggal.
Selain itu, biaya pengobatan seluruh korban luka akan ditanggung sepenuhnya, termasuk dukungan penuh dalam pemulihan bangunan kampus yang hancur akibat insiden ini.
Baca Juga: KPK Usut Dugaan Pemerasan TKA, Cak Imin hingga Ida Fauziyah Berpotensi Diperiksa
Data dari pihak maskapai menyebutkan bahwa dari total penumpang, 169 merupakan warga negara India, 53 dari Inggris, tujuh dari Portugal, satu dari Kanada, serta dua pilot dan 10 kru kabin.
Investigasi sedang berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya pesawat, dan seluruh penerbangan Air India yang melintasi rute serupa sedang dalam evaluasi menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









