Banten

Tiba di Rusia, Prabowo Disambut Hangat Jajar Kehormatan dan Siap Bertemu Putin

Andi Syafrani | 19 Juni 2025, 09:11 WIB
Tiba di Rusia, Prabowo Disambut Hangat Jajar Kehormatan dan Siap Bertemu Putin

AKURAT BANTEN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendarat di Bandara Internasional Pulkovo, St. Petersburg, Rusia, pada Rabu (18/6/2025) sekitar pukul 17.50 waktu setempat.

Kunjungan ini merupakan bagian dari undangan resmi Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mempererat hubungan kedua negara.

Baca Juga: ANTI BONCOS! 3 Joran Rp 300 Ribuan Ini Bikin Pemula Auto Jago, Langsung 'Strike' Perdana.

Setibanya di bandara, Prabowo disambut dengan penuh kehangatan oleh Deputi Perdana Menteri Rusia Denis Manturov, bersama Wakil Kepala Protokol Negara Alexander Prusov dan Menteri Luar Negeri RI Sugiono.

Suasana penuh hormat ini mencerminkan eratnya ikatan diplomatik antara Indonesia dan Rusia, yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Baca Juga: Bikin Aplikasi Pelacak Judi Online, Tenaga Ahli KPK Terima Komisi Rp 200 Juta dari Terdakwa Judol Kominfo

Penyambutan di bandara berlangsung dengan prosesi kenegaraan yang khidmat. Prabowo, didampingi Manturov, melangkah melewati barisan pasukan jajar kehormatan yang berdiri tegak. Suara Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Rusia menggema, menambah suasana penuh makna.

“Momen ini menunjukkan betapa Rusia menghargai hubungan dengan Indonesia,” ujar Menteri Luar Negeri Sugiono usai acara penyambutan.

Prosesi ini menjadi simbol komitmen kedua negara untuk terus memperkuat kerja sama di berbagai bidang, dari ekonomi hingga pertahanan.

Baca Juga: Aksi Comeback Epik! Timnas Voli Indonesia Tumbangkan Thailand dan Amankan Tiket 8 Besar

Setelah melewati jajar kehormatan, Prabowo dan Manturov saling memperkenalkan delegasi yang ikut hadir. Dari pihak Rusia, hadir nama-nama seperti Senator Dagestan Ilyas Umakhanov, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov, dan Gubernur St. Petersburg Alexander Beglov.

Sementara itu, delegasi Indonesia diwakili oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar RI untuk Rusia Jose Tavares, dan Atase Pertahanan KBRI Moskow Marsekal Pertama Jatmiko Adi.

Sebelum meninggalkan bandara, Prabowo menyaksikan defile pasukan kehormatan, sebuah penampilan yang menambah kesan megah dari sambutan tersebut.

Baca Juga: Menteri PKP Wacanakan Aturan Batas Kepemilikan Rumah, Tak Bisa Lagi Borong Buat Investasi

Kunjungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperdalam kemitraan Indonesia-Rusia.

Agenda utama Prabowo di St. Petersburg adalah pertemuan bilateral dengan Presiden Putin pada Kamis (19/6/2025), yang akan fokus pada penguatan kerja sama di sektor perdagangan, energi, dan pertahanan.

“Presiden Prabowo akan diterima dengan sambutan kenegaraan, lalu membahas agenda besar untuk masa depan hubungan bilateral,” kata Teddy Indra Wijaya.

Indonesia, sebagai salah satu mitra penting Rusia di Asia Tenggara, berharap kunjungan ini membuka peluang baru, termasuk investasi dan transfer teknologi.

Baca Juga: Prabowo Bubarkan Satgas Saber Pungli Era Jokowi, Dinilai Sudah Tak Efektif Hapus Pungli

Hubungan Indonesia-Rusia telah terjalin sejak 1950, dengan puncaknya adalah kemitraan strategis yang diteken pada 2003.

Data Kementerian Perdagangan RI mencatat nilai perdagangan kedua negara pada 2024 mencapai 3,5 miliar dolar AS, dengan ekspor utama Indonesia berupa minyak kelapa sawit dan kopi, serta impor gandum dan peralatan militer dari Rusia.

Baca Juga: PECAH REKOR: Lyodra, Nabila Taqiyyah, dan Rony Parulian 'Rajai' SCTV Music Awards 2025, Borong Piala Bergengsi!

Namun, tantangan seperti ketegangan geopolitik global membuat kedua negara perlu terus menyesuaikan strategi.

“Kami ingin kerja sama yang saling menguntungkan, bukan cuma formalitas,” ujar Jose Tavares, menegaskan tujuan kunjungan ini.

Baca Juga: Anti Ribet! Panduan Naikkan Followers Asli dengan Cara Organik yang Cocok untuk Semua Kalangan

Bagi masyarakat Indonesia, kunjungan Prabowo ke Rusia ini dinilai penting untuk menunjukkan posisi Indonesia di panggung internasional.

“Kalau kita bisa kerja sama erat sama Rusia, ini bisa bawa manfaat buat ekonomi kita, apalagi di tengah situasi dunia yang nggak menentu,” ujar Dedi, seorang pengusaha di Jakarta yang mengikuti kabar kunjungan ini.

Baca Juga: Wujudkan Pekerja Konstruksi Profesional, Pemkot Tangerang Gelar Uji Kompetensi

Setelah agenda di St. Petersburg, Prabowo dijadwalkan melanjutkan kegiatan kenegaraan lainnya sebelum kembali ke Indonesia. Dengan semangat diplomasi yang hangat, kunjungan ini diharapkan menjadi babak baru dalam memperkuat ikatan dua negara, membawa manfaat nyata bagi rakyat Indonesia dan Rusia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC