Satgas Saber Resmi Dibubarkan, Kapolri Tegaskan Pemberantasan Pungli dan Korupsi tetap Jalan

AKURAT BANTEN - Meski Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) resmi dibubarkan oleh Presiden Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa perang melawan praktik pungutan liar (pungli) dan korupsi tak akan pernah berhenti.
Menurutnya, pencabutan aturan yang mengatur keberadaan Satgas ini bukan berarti pemerintah melonggarkan ikhtiar untuk menciptakan pelayanan publik yang bersih.
Justru, Polri kini akan lebih gencar mendorong langkah-langkah pencegahan agar praktik pungli yang kerap meresahkan masyarakat bisa ditekan seminimal mungkin.
“Pemberantasan pungli tetap jalan terus. Dulu Satgas Saber Pungli fokus ke pungli-pungli kecil di layanan publik, sekarang kita lebih ke arah preventif supaya ruang untuk praktik itu semakin sempit,” ujar Sigit saat berbincang dengan awak media di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, pada Sabtu (21/6/2025).
Baca Juga: Alamak! Fuji Masuk IGD Gegara Anjing Erika Carlina: Ini Video Detik-Detik yang Viral
Sigit menjelaskan, pendekatan pencegahan ini akan melibatkan pengawasan ketat di berbagai titik layanan publik yang selama ini jadi “ladang” pungli, seperti perizinan, administrasi kependudukan, hingga pelayanan di sektor transportasi.
Ia menegaskan bahwa Polri akan memanfaatkan teknologi dan kerja sama lintas instansi untuk memastikan masyarakat bisa mengakses layanan tanpa harus tersandung biaya-biaya tidak resmi yang membebani.
Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga akan digalakkan agar mereka berani melapor jika menemui praktik pungli.
Baca Juga: Tawaran Adopsi Bayi di Rumah Sakit Ternyata Tipu Muslihat, Seorang Wanita Ditangkap Polisi
Tak hanya soal pungli, Kapolri juga menyoroti komitmen besar Polri dalam mendukung agenda antikorupsi yang jadi salah satu pilar utama pemerintahan Presiden Prabowo.
Mengacu pada dokumen Astacita—delapan arah kebijakan strategis pemerintahan baru—Sigit menyebut bahwa pemberantasan korupsi menjadi prioritas yang tak bisa ditawar.
“Presiden Prabowo sudah tegas soal ini. Beliau berulang kali bilang bahwa korupsi harus diberangus, dan kami di Polri siap all-out untuk mewujudkan itu,” tegasnya.
Baca Juga: Cemburu Membutakan Hati, Suami Muda Tega Habisi Istri di Ciputat
Untuk memperkuat langkah ini, Polri telah membentuk Korps Pemberantas Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor), sebuah unit khusus yang dirancang untuk menangani kasus korupsi dengan lebih terarah dan terstruktur.
Korps ini akan bekerja secara profesional, mulai dari penyelidikan hingga penegakan hukum, untuk memastikan pelaku korupsi tak bisa berkelit.
Sigit berharap keberadaan Kortastipidkor ini bisa menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan saat ini serius mewujudkan tata kelola yang bersih dan transparan.
Pencabutan Satgas Saber Pungli sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2025, yang mengakhiri Perpres Nomor 87 Tahun 2016 peninggalan era Presiden Joko Widodo. Meski begitu, Sigit menegaskan bahwa langkah ini hanyalah perubahan strategi, bukan pengurangan komitmen.
Dengan pendekatan yang lebih preventif dan penegakan hukum yang diperkuat, Polri optimistis pelayanan publik akan semakin bebas dari praktik curang, sekaligus mendukung visi besar Presiden Prabowo untuk membangun pemerintahan yang bersih dan berwibawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 2Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Viral! Pemilik Toko di NTT Gratiskan Susu Dan Popok Bayi untuk Korban Gempa: 'Kami Tidak Cari Untung'
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”






