Remaja Tewas Mengenaskan Usai Terlibat Bentrok Dekat Tol Kebon Nanas

Akurat Banten - Jakarta Timur kembali diguncang kabar memilukan.
Seorang pemuda berinisial A (18) ditemukan tak bernyawa setelah terlibat dalam aksi bentrok brutal antar remaja di kawasan pintu Tol Kebon Nanas, Jatinegara.
Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, menyampaikan bahwa korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka-luka serius yang diduga akibat senjata tajam.
"Korban mengalami luka bacok cukup parah di bagian leher, lengan, jari tangan, dan juga jari kaki, semuanya di sisi kiri tubuhnya," ujar Samsono.
Insiden ini terungkap setelah pihak kepolisian menerima laporan mengenai adanya keributan remaja di sekitar Jalan DI Panjaitan.
Baca Juga: Pemkab Lebak Melalui Dinas Perkim Bakal Bangun 50 RTLH pada Tahun 2025
Setelah ditelusuri, petugas mendapati seorang pemuda telah dilarikan ke RS Premier Jatinegara oleh dua orang yang belum diketahui identitasnya.
"Korban dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 02.10 WIB dan langsung ditangani oleh tim medis. Sayangnya, nyawanya tidak dapat diselamatkan," tutur Samsono.
Ia menambahkan, "Korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 02.35 WIB setelah mendapat penanganan medis di ruang IGD."
Setelah korban dinyatakan meninggal, jasadnya kemudian dipindahkan ke RS Polri Kramat Jati sekitar pukul 06.00 WIB untuk keperluan autopsi.
Proses penyelidikan pun langsung dilakukan guna mengungkap peran korban dalam kejadian berdarah tersebut.
Baca Juga: Gegara Motor, Seorang Ibu di Bekasi Jadi Korban Amukan Anaknya Sendiri
“Kami masih menyelidiki apakah korban hanya menjadi sasaran kekerasan atau turut terlibat dalam bentrokan,” ungkap Samsono.
Saat ini, penyidik Polsek Jatinegara tengah mengumpulkan bukti dan mencari keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.
Pihak kepolisian juga membuka kemungkinan adanya keterlibatan lebih dari satu kelompok dalam bentrok yang menewaskan korban muda tersebut.
Baca Juga: Iran Ancam Tutup Selat Hormuz: Dunia di Ambang Krisis Energi Baru?
Tragedi ini menjadi peringatan keras akan bahaya pergaulan bebas yang berujung kekerasan.
Masyarakat diimbau untuk lebih peduli terhadap aktivitas remaja di lingkungan masing-masing dan segera melapor bila melihat indikasi bentrok kelompok.
“Kalau melihat gelagat mencurigakan, langsung laporkan ke kami. Jangan tunggu sampai jatuh korban,” tegas Samsono.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!








