Terungkap! Oknum Guru Mengaji di Tebet Cabuli 10 Santri, Polisi Turun Tangan

Akurat Banten - Kasus memprihatinkan kembali mengguncang publik, kali ini terjadi di Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
Seorang oknum guru mengaji ditangkap pihak kepolisian setelah diduga melakukan pencabulan terhadap sedikitnya 10 santrinya yang masih berusia di bawah umur.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, membenarkan penangkapan tersebut dan menyatakan bahwa pelaku saat ini telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Sudah diamankan,” ujar Murodih.
Ia juga menyebutkan bahwa jumlah korban masih bisa bertambah karena kemungkinan masih ada santri lain yang belum melapor.
“Untuk sementara korban ada 10 anak, tapi kami tidak menutup kemungkinan ada korban lainnya,” lanjutnya.
Kasus ini kini ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Selatan.
Pihak kepolisian juga telah menyiapkan pendampingan psikologis dan hukum untuk para korban guna memulihkan trauma serta memberikan rasa aman.
Di sisi lain, Ketua RT 06 Kelurahan Kebon Baru, Irmawati, membenarkan bahwa beberapa warganya turut menjadi korban dalam kasus ini.
Ia menyebutkan bahwa pelaku berasal dari wilayah RT 03, sementara para korban tersebar di RT 04, 06, dan 07.
Baca Juga: Garuda Indonesia Buka Lagi Rute Jakarta-Doha Usai Konflik Iran Israel Berakhir
“Di RT 06 saja ada tiga anak yang masih di bawah umur jadi korban,” ucap Irmawati.
Kasus ini mulai mencuat setelah viral di media sosial, yang menunjukkan rumah pelaku telah diberi garis polisi.
Hal ini menandai dimulainya penyelidikan secara intensif oleh aparat berwajib.
Peristiwa ini mengundang keprihatinan luas masyarakat, mengingat pelaku merupakan sosok yang seharusnya menjadi panutan moral dan agama.
Warga berharap agar proses hukum berjalan tegas dan memberikan keadilan bagi para korban serta keluarga mereka.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk melapor jika mengetahui informasi tambahan terkait kasus ini, sekaligus mendorong keberanian korban lain agar tidak takut untuk bersuara.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










