Di Tengah Dunia Bergolak, Prabowo Tegaskan Indonesia sebagai Oase Perdamaian Dunia

Akurat Banten - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia berada dalam kondisi penuh perdamaian di saat banyak kawasan dunia dilanda konflik dan ketegangan geopolitik.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutannya saat meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi Konsorsium ANTAM-IBC-CBL di Kawasan Artha Industrial Hills, Karawang, Jawa Barat.
“Di tengah dunia penuh konflik, kawasan kita penuh perdamaian. Tidak ada kemakmuran tanpa perdamaian,” tegas Presiden Prabowo.
Ia menggarisbawahi bahwa Indonesia senantiasa menjunjung kerja sama dan kolaborasi dalam hubungan internasional, bukan konfrontasi.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengutip filosofi dari China yang menyatakan, “Seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak,” sebagai prinsip yang selaras dengan politik luar negeri Indonesia.
Baca Juga: Iran Larang Bos IAEA Masuk: Ketegangan Nuklir Memuncak Usai Konflik Berdarah dengan Israel
Presiden juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proyek strategis ini, terutama mitra dari Tiongkok seperti CATL, Brunp, dan Lygend, yang turut mendukung pembangunan industri baterai kendaraan listrik berskala besar.
Ia menyebut kerja sama ini sebagai “terobosan luar biasa” yang mencerminkan keseriusan pemerintah dalam mendorong transisi menuju energi terbarukan.
Proyek bernilai investasi sebesar 5,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp95 triliun ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).
Dikerjakan oleh konsorsium ANTAM, IBC, dan CBL, proyek ini akan mengembangkan enam subproyek, lima di antaranya di Halmahera Timur dan satu di Karawang.
Tak hanya berkontribusi pada ketahanan energi nasional, proyek ini juga dirancang ramah lingkungan, menggunakan kombinasi energi dari PLTU, PLTG, pembangkit panas limbah, serta tenaga surya total sebesar 172 MWp.
Baca Juga: Gemini Hadirkan Fitur Tindakan Terjadwal, Asisten AI yang Siap Bekerja Otomatis Sesuai Jadwal Anda
Selain itu, proyek ini berpotensi menyerap hingga 8.000 tenaga kerja dan mendukung pembangunan infrastruktur penunjang seperti dermaga multifungsi.
Dengan semangat damai dan kerja sama strategis, Indonesia membuktikan dirinya sebagai negara yang tidak hanya stabil secara politik, tetapi juga visioner dalam membangun masa depan hijau dan berkelanjutan di tengah tantangan global.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









