Banten

Kontraktor Pasar Anyar Kota Tangerang Tak Profesional. Aset Masjid Hilang, PT Urban Lepas Tangan

Irsyad Mohammad | 4 Juli 2025, 20:05 WIB
 Kontraktor Pasar Anyar Kota Tangerang Tak Profesional. Aset Masjid Hilang, PT Urban Lepas Tangan

AKURAT BANTEN - Sejumlah aset milik Masjid Pasar Anyar Kota Tangerang hilang selama proses revitalisasi gedung. Pihak kontraktor enggan bertanggung jawab. 

Hal itu pun membuat Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), sekaligus Ketua Majlis Al-Jihad, Zein mendesak PT Urban sebagai kontraktor untuk segera bertanggung jawab atas kehilangan tersebut.

Zein mengungkapkan, aset yang hilang mencakup lemari jati besar, perlengkapan ibadah, peralatan kebersihan, dan sejumlah barang penunjang lainnya dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp20 juta.

Baca Juga: Penutupan Festival Tabut 2025 Dibidik Jadi Sorotan Nasional, Erna Sari Dewi Upayakan Kehadiran Menteri Pariwisata

"Kami berharap sederhana saja, dari pihak kontraktor ada tanggung jawab. Karena ini aset umat, bukan milik pribadi," kata Zein ditemui di Pasar Anyar, Kamis (4/7/2025).

Pada awal proyek revitalisasi, Zein menjelaskan, pihak DKM diminta menyimpan seluruh barang milik masjid di lantai tiga karena tidak memungkinkan untuk dipindahkan ke bawah. Barang-barang tersebut kemudian ditutup dengan terpal dan diikat rapi.

"Kami ikuti arahan. Barang ditaruh di pojok dan ditutup. Selama proyek berjalan, barang itu tetap kami pantau dan masih ada. Tapi ketika gedung hampir selesai, aset masjid tinggal dua, satu mimbar dan satu kubah kecil," ungkap Zein.

Baca Juga: Dua Penipu Bermodus Polisi Gadungan Curi Motor dan Konsumsi Narkoba

 

PT Urban Abaikan Laporan DKM 


Mengetahui aset Masjid hilang, ia pun telah berupaya meminta kejelasan kepada PT Urban sejak Februari 2024 lalu. Namun hingga kini, tidak ada penjelasan. 

"Jawabannya selalu sama, ‘sudah dilaporkan ke pusat’, ‘belum ada balasan’, bahkan ada yang bilang ‘mungkin hancur’ atau ‘terbuang’. Padahal itu lemari jati besar, masa bisa hancur begitu saja?," ucapnya. 

Yang lebih mengecewakan, lanjut Zein, pihak DKM justru kerap dipingpong dari satu staf ke staf lain setiap kali dirinya menanyakan perkembangan laporan tersebut.

Baca Juga: HEBAT! Gaji Guru di Banten Tertinggi Kedua Setelah Jakarta, Para Guru Sampai Lakukan Aksi Penghapusan Tunjangan Tambahan

Saat ini, gedung baru Pasar Anyar hampir rampung dan aktivitas pedagang mulai menggeliat kembali. Namun masjid yang berada di dalam kompleks pasar belum bisa difungsikan secara maksimal karena kehilangan aset utama.

"Kami ingin mengaktifkan kembali masjid ini. Tapi bagaimana bisa kalau semua fasilitasnya hilang?. Kami berharap secepatnya karena gedung ini kan sebentar lagi diresmikan dan para pedagang juga, sudah mulai banyak yang buka di sini," tegas Zein.

Terkait hal tersebut, belum ada tanggapan dari upaya konfirmasi Akurat Banten ke PT Urban terkait dugaan kehilangan aset Masjid Pasar Anyar Kota Tangerang tersebut. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.