Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Kota Tangerang, Ribuan Warga Terdampak

AKURAT BANTEN - Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Jabodetabek sejak Minggu sore (6/7/25) hingga Senin malam (7/7/25) menyebabkan banjir di berbagai titik di Kota Tangerang.
BPBD Kota Tangerang mencatat, hingga Selasa siang, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah dengan ketinggian air mencapai lebih dari 1,5 meter.
Ribuan warga terdampak dan ratusan kepala keluarga mengungsi. Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh menjadi salah satu wilayah terparah.
Ketinggian air tercatat hingga ±2 meter pada Senin pagi dan masih berkisar ±160 cm hingga siang hari. Total warga terdampak di wilayah ini mencapai 1.477 KK atau 3.574 jiwa. Banjir juga merendam wilayah lain seperti Duren Villa, Ciledug Indah, Pedurenan, dan Gandasari.
Baca Juga: Menko Polkam Sebut Pemerintah Telah Lakukan Pengungkapan Kasus Narkoba Terbesar di Indonesia
"Wilayah dengan genangan tertinggi saat ini ada di Duren Villa dan Petir. Kami terus lakukan evakuasi bagi kelompok rentan seperti lansia, balita, dan orang sakit," kata Andia Rahman, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, saat dikonfirmasi, Selasa (8/7/25).
BPBD bersama tim gabungan telah mendirikan sejumlah posko pengungsian, seperti di Aula Kelurahan Kunciran Indah, Pos Damkar Pinang, hingga Masjid Al Irsyad di Karang Tengah.
Di lokasi terakhir itu tercatat sebanyak 134 jiwa mengungsi, termasuk 12 balita dan 16 lansia.
"Kami juga menurunkan perahu karet untuk menjangkau wilayah-wilayah yang tidak bisa dilalui kendaraan, serta menyalurkan bantuan makanan siap saji ke sejumlah titik," jelas Andia.
Baca Juga: Perkuat Kerja Sama Strategis, Prabowo Terbang ke Brasilia Temui Presiden Lula da Silva
Berdasarkan data BPBD, bantuan logistik telah didistribusikan berupa lebih dari 2.000 bungkus nasi, didukung oleh berbagai OPD seperti Dinas Kesehatan, Dishub, BPKD, hingga Disdukcapil.
Distribusi masih terus berlangsung menyesuaikan perkembangan situasi di lapangan.
Sementara itu, pemantauan tinggi muka air (TMA) di beberapa titik menunjukkan status Siaga I seperti di Duren Villa (482 cm), Jembatan Polor (500 cm), dan Pinang Griya Permai (375 cm), mengindikasikan masih tingginya potensi luapan air.
"Masyarakat kami imbau tetap waspada dan segera hubungi 112 jika membutuhkan bantuan," tegas Andia.
Baca Juga: Viral Aksi Hipnotis di Kedai Cilandak, Imigrasi Jaksel Buru Dua WNA Diduga Pelaku
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan penanganan banjir masih terus dilakukan.
Tim Siaga Kota Tangerang bersama aparat dan relawan terus memantau kondisi di lapangan untuk memastikan keselamatan warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







