Polisi Bongkar Penyelundupan 710 Ribu Benih Bening Lobster ke Vietnam Lewat Bandara Soetta

AKURAT BANTEN - Upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) ke Vietnam melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten berhasil digagalkan jajaran Satreskrim Polresta Bandara Soetta.
Dalam pengungkapan ini, polisi menyita lebih dari 710 ribu ekor benih lobster yang dikemas secara rapi untuk mengelabui petugas bandara.
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Ronald Sipayung mengungkapkan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan dari kasus serupa yang berhasil dibongkar pada bulan Maret dan Mei 2025 lalu.
Polisi menyebut jaringan ini merupakan kelompok penyelundup yang sudah berulang kali beroperasi melalui jalur udara.
Baca Juga: 3 Program Unggulan Negara untuk Anak: Dari Gizi, Kesehatan, hingga Sekolah Layak
"Jadi ini memang jaringan atau kelompok-kelompok benih lobster di Bandara Soekarno-Hatta yang sudah beberapa kali melakukan pengiriman," ujar Ronald dalam konferensi pers di Mapolresta Bandara Soetta, Kamis (24/7/25).
Sebanyak tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Satu di antaranya telah lebih dulu ditahan terkait kasus sebelumnya, sementara tujuh orang lainnya kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Ronald menjelaskan, benih lobster yang hendak diselundupkan itu mencapai 710.770 ekor dengan estimasi nilai ekonomi sekitar Rp38 miliar, berdasarkan asumsi harga pasar sebesar Rp54.000 per ekor. BBL tersebut diketahui berasal dari wilayah Sukabumi, Jawa Barat.
"Jaringan ini tentu terus kita ungkap karena hari ini masih ada tujuh DPO," tambahnya.
Baca Juga: Detik-Detik Oknum Security Aniaya Pria Disabilitas, Videonya Bikin Geram
Modus operandi yang digunakan para pelaku tergolong canggih dan variatif. Mereka menyamarkan BBL dengan cara mengemas ke dalam styrofoam atau botol berisi oksigen, lalu disembunyikan di dalam koper maupun peti kayu.
Barang-barang tersebut kemudian dikirim melalui kargo atau bahkan dibawa langsung sebagai barang pribadi (hand carry).
"Modus-modus pelaku ini selalu berubah-ubah, mulai dari koper, hand carry ke pesawat, kemudian dikirim melalui kargo. Koper-koper yang sudah diisi lobster dimasukkan ke dalam peti-peti kayu untuk mengelabui x-ray," beber Ronald.
Polisi juga mengungkap dugaan keterlibatan oknum petugas keamanan bandara atau avsec dari perusahaan jasa pengamanan.
Baca Juga: Gunung Marapi Erupsi Sampai Bikin Langit Gelap, Kolom Abu Tembus Ribuan Meter!
Namun upaya penyelundupan itu berhasil digagalkan setelah pihak perusahaan kargo mencurigai isi paket dan melaporkannya ke kepolisian.
Ronald menduga, aksi penyelundupan ini termotivasi oleh tingginya permintaan pasar luar negeri, terutama dari Vietnam.
Meski pemerintah telah membuka peluang ekspor resmi, para pelaku lebih memilih jalur ilegal demi menghindari prosedur dan biaya resmi.
"Kita akan terus kejar pelaku-pelaku ini untuk mencari tahu siapa yang membiayai dan memberikan mereka gaji," tegas Ronald.
Baca Juga: 18 Tahun Mengabdi, Nurcahyono Dipaksa Mundur Tanpa Pesangon
Saat ini, para pelaku dijerat dengan Undang-Undang tentang Perikanan dan Undang-Undang tentang Karantina Ikan dengan ancaman hukuman penjara dan denda miliaran rupiah.
Polisi masih terus melakukan pengembangan untuk membongkar jaringan penyelundupan ini hingga ke akar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










