Situasi Mencekam! Aksi Anarkis Bakar Delapan Mobil di Depan Mako Brimob Senen

AKURAT BANTEN – Suasana mencekam meliputi kawasan Kwitang, Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (29/8/2025) dini hari. Kerusuhan yang terjadi di sekitar Markas Komando (Mako) Brimob Polda Metro Jaya mencapai puncaknya dengan aksi pembakaran sejumlah kendaraan.
Menurut pantauan di lapangan, kericuhan mulai memanas sekitar pukul 01.30 WIB. Massa yang berkumpul di sekitar Mako Brimob melakukan perusakan terhadap mobil-mobil yang terparkir di seberang markas. Aksi brutal ini meliputi pelemparan kaca hingga pecah dan perusakan pintu-pintu mobil.
Tidak berhenti pada perusakan, sekitar pukul 01.40 WIB, massa mulai menyulut api ke mobil-mobil yang telah dirusak. Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap kendaraan-kendaraan tersebut. Setidaknya delapan mobil berpelat sipil hangus terbakar dalam kejadian ini.
Kobaran api yang membara di tengah malam itu menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar. Banyak warga yang memilih untuk menjauh dari lokasi kerumunan karena khawatir api akan merembet ke bangunan-bangunan lain. Asap hitam pekat membumbung tinggi dari lokasi kejadian, menambah kesan mencekam.
Di depan Mako Brimob sendiri, situasi masih belum kondusif. Aparat kepolisian telah berulang kali berupaya untuk mendorong massa ke arah flyover Pasar Senen, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil yang signifikan. Massa tetap bertahan dengan jumlah yang cukup besar.
Personel Brimob yang berjaga terlihat menggunakan sepeda motor untuk bergerak lebih cepat ke titik-titik kerumunan. Selain itu, tembakan gas air mata juga dilepaskan berkali-kali ke arah massa dalam upaya untuk memecah konsentrasi mereka.
Namun, upaya aparat kepolisian tersebut tidak berjalan mulus. Massa melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan petasan ke arah polisi. Suara letupan petasan terdengar bersahut-sahutan dengan tembakan gas air mata, menciptakan suasana tegang yang semakin mencekam di kawasan Senen.
Hingga pukul 02.00 WIB, bentrokan antara aparat kepolisian dan massa masih terus berlangsung. Jalanan di sekitar Mako Brimob, yang biasanya ramai dengan lalu lintas kendaraan, berubah menjadi arena ketegangan. Kondisi ini menyebabkan lalu lintas di kawasan Senen lumpuh total
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun kerugian materi yang ditimbulkan akibat aksi pembakaran tersebut.
Namun, eskalasi kerusuhan yang semakin meningkat ini menunjukkan bahwa upaya aparat kepolisian untuk meredam massa masih terus berlangsung hingga dini hari. Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kerusuhan dan berupaya untuk mengendalikan situasi agar tidak semakin memburuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini







