Aksi Demo Mereda, Dindikbud Banten Putuskan Sekolah Kembali Belajar Tatap Muka

AKURAT BANTEN - Skema pembelajaran jarak jauh (PJJ) di sejumlah sekolah di Banten bakal diakhiri mulai besok, Rabu (02/09/2025). Kegiatan pendidikan bakal kembali menerapkan sistem tatap muka.
Diketahui, sebanyak 50 sekolah di Banten menerapkan PJJ sejak Senin (02/09/2025) hingga hari ini, lantaran maraknya aksi demonstrasi di berbagai daerah yang meluas hingga ke beberapa wilayah di Banten.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, hal itu dilakukan guna memudahkan monitoring pelajar di tengah ramainya aksi demonstrasi di berbagai wilayah.
Baca Juga: Indonesia Membara? Demo 3 September 2025 Oleh Sekumpulan Penting Ini Rencananya Berkumpul di DPR
"Saya sampaikan bahwa sekolah di Provinsi Banten dilaksanakan secara offline, tujuannya agar kita bisa memonitor keberadaan anak di jam pelajaran," ujar Andra Soni, Selasa.
"Dengan begitu, pihak sekolah juga bisa berkomunikasi dengan orang tua apabila anaknya tidak ada di sekolah," jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, Lukman mengungkapkan, gejolak aksi demonstrasi saat ini sudah cukup mereda sehingga memungkinkan bagi sekolah untuk kembali menggelar kegiatan secara tatap muka.
Baca Juga: Hangatnya Malam Bersama Kapolri: Pesan Tegas dan Motivasi untuk Pasukan Pengaman DPR
"Melihat situasi hari ini sudah alhamdulilah, mungkin mereka besok akan melaksanakan tatap muka kembali besok," kata Lukman.
Untuk mencegah adanya siswa yang mengikuti aksi unjuk rasa, kata Lukman, pihak sekolah bakal melakukan absensi secara berkala.
"Akan dilakukan absensi secara berkala oleh guru bidang studi di setiap pergantian mata pelajaran, tentunya ini upaya preventif kami supaya anak-anak tidak sampai melakukan dan mengikuti aksi demo," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










