Banten

Gelombang 3 Pelatihan Kerja BLKI Tangerang Diserbu 3.166 Peserta, IT Jadi Kejuruan Favorit

Irsyad Mohammad | 8 September 2025, 23:07 WIB
Gelombang 3 Pelatihan Kerja BLKI Tangerang Diserbu 3.166 Peserta, IT Jadi Kejuruan Favorit

AKURAT BANTEN - Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Tangerang mencatat lonjakan signifikan jumlah peserta pada pelatihan kerja Gelombang 3 tahun ini. Jika pada gelombang sebelumnya hanya berkisar 600–700 orang, kali ini pendaftar mencapai 3.166 peserta dari berbagai daerah, mulai Serang, Pandeglang, hingga Lebak.

Kepala UPT BLKI Tangerang, Mohamad Bayuni, mengatakan pelatihan mencakup 13 kejuruan. Tahun ini, salah satu yang baru dibuka adalah kejuruan kendaraan ringan roda empat.

"Dari 13 kejuruan itu, ada kendaraan ringan, yaitu roda 4, mobil. Kalau kemarin 1 dan 2 itu roda 2, motor, kalau sekarang ada roda 4, yang lainnya sama semua," ujar Bayuni.

Baca Juga: Usai Penjarahan, Jakarta Utara Rajut Tenun Damai Lewat Jaga Jakarta

Dari seluruh bidang, teknologi informasi (IT) menjadi primadona pada gelombang 3. Hampir separuh peserta kata Bayuni memilih jurusan ini, khususnya desain grafis dan operator komputer.

"Yang paling banyak itu IT. Dari 3.000 sekitar 1.500-an yang daftar itu IT. Hampir 50 persennya milih IT," jelasnya.

Pelatihan ini berlangsung selama 25 hari dengan total 200 jam. M. Bayuni mengungkapkan, seluruh peserta mendapatkan fasilitas tanpa biaya, termasuk makan siang dan perlengkapan dasar.

Baca Juga: Gus Irfan Resmi Dilantik Sebagai Kementerian Haji dan Umrah, Era Baru Layanan Ibadah di Bawah Prabowo

Selain itu, kata Bayuni, BLKI juga bekerja sama dengan sejumlah perusahaan untuk membuka peluang rekrutmen langsung bagi lulusan.

"Sekitar seminggu sebelum selesai, kadang ada perusahaan datang ke sini. Ada yang langsung tes psikotes, ada yang magang, bahkan kemarin ada perusahaan IT yang ikut menyeleksi. Jadi langsung kita proses perseleksian, perekrutan pegawai disini. Ya, cuma ketika mereka selesai," kata Bayuni.

Ia menambahkan, rata-rata 60 persen alumni terserap ke dunia kerja, meski angka tersebut bisa lebih tinggi jika seluruh lulusan dari BLKI melapor lkan status pekerjaannya.

Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan Sekarang Gantikan Sri Mulyani Ternyata Bukan Orang Sembarangan di Bidang Ekonomi

Ke depan, kata Bayuni BLKI menargetkan peningkatan daya serap lulusan dengan menambahkan pelatihan soft skill, motivasi kerja, hingga disiplin melalui kerja sama dengan perusahaan.

"Ternyata, kita lemah di soft skill. Inisiatif, kemungkinan bertahan tidaknya di perusahaan itu. Inisiatif, hal seperti itu. Atau dia tidak mau jauh dari keluarga juga. Nah, ini berbanding lurus dengan hasil surveiBPS. Akhirnya kami mengundang HRD tahun ini dari perusahaan agar Personalianya menceritakan etos kerja seperti apa di perusahaan," jelasnya.

Bayuni menegaskan, kedepan pihaknya tengah merancang program pelatihan bahasa asing untuk mendukung peluang kerja ke luar negeri.

"Kami ingin target serapan di atas 60 persen. Makanya tahun ini ada penguatan etos kerja, motivasi, dan juga disiplin. Untuk peluang ke luar negeri, bahasa jadi tantangan. Ke depan kami gagas pelatihan bahasa agar kompetensi lulusan bisa lebih bersaing," pungkas Bayuni.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.