Program P3-TGAI di Pandeglang Berjalan Transparan, Warga Sampaikan Apresiasi

AKURAT BANTEN - Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang digulirkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3) terus mendapat sambutan positif dari masyarakat di Kabupaten Pandeglang.
Sejumlah perwakilan desa menyampaikan apresiasi sekaligus menegaskan bahwa pelaksanaan program berjalan dengan baik, transparan, dan sesuai ketentuan tanpa adanya potongan dana.
Ratih, perwakilan masyarakat Desa Cinyurup, Kecamatan Bojong, mengaku bersyukur atas adanya bantuan pembangunan irigasi yang diterima warga melalui P3TGAI Cinyurup Sejahtera.
Baca Juga: Bali Berduka: BNPB Tetapkan Status Darurat Bencana, Usai Banjir Bandang Merenggut 9 Nyawa
Menurutnya, dalam pengerjaan irigasi tersebut juga BBWSC3 melibatkan masyarakat sekitar untuk dipekerjakan membuat saluran.
"Kami berterima kasih kepada BBWSC3 yang telah memberikan program P3-TGAI di Desa Bojong. Pelaksanaan di lapangan dikerjakan langsung oleh masyarakat, dan isu adanya potongan dana atau pungutan liar itu tidak benar," ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Ruhiat Nawawi, Ketua Kelompok Karya Tani Desa Ciandur, Kecamatan Saketi. Ia menyebut saat ini kegiatan pembangunan saluran irigasi tengah dalam tahap pemasangan batu dan akan dilanjutkan dengan plesterisasi.
Baca Juga: Masalah Gigi Masih Tinggi, Dokter Ingatkan Jangan Remehkan Perawatan Sejak Dini
"Alhamdulillah, bantuan P3-TGAI kami terima utuh tanpa adanya potongan sedikit pun. Program ini sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan sarana pertanian," ungkap Ruhiat.
Senada dengan Ruhiat dan Ratih, Ketua P3TGAI Mekarjaya Danghiang 1, Desa Cibitung, Kecamatan Munjul, Ebin, menyampaikan bahwa dana bantuan diterima sesuai dengan besaran yang ditetapkan dan seluruhnya digunakan untuk pembangunan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB).
"Pelaksanaan pembangunan, kami kerjakan secara swakelola bersama masyarakat. Kami juga terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak dan selalu didampingi oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) agar hasilnya sesuai harapan," jelas Ebin.
Baca Juga: Budi Arie Tergeser dari Kursi Menkop, Sempat Unfollow Instagram Prabowo Usai Reshuffle
Lebih lanjut, Ebin menuturkan rasa terima kasih kepada pihak yang telah mengupayakan program tersebut hadir di wilayahnya.
Dengan adanya program P3-TGAI, masyarakat Pandeglang kata Ebi, berharap kualitas jaringan irigasi semakin baik sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat dan berdampak pada kesejahteraan petani di daerah tersebut.
"Program ini tidak hanya bermanfaat bagi kelompok tani, tetapi juga bagi seluruh masyarakat yang sawahnya bergantung pada irigasi. Terima kasih kepada Bapak Ahmad Fauzi yang telah mendukung terwujudnya pembangunan ini," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







