Ramadan dan Harapan Warga: Maryono Ingatkan ASN Tangerang Jaga Pelayanan Tetap Prima

AKURAT BANTEN - Di tengah suasana Ramadan yang penuh khidmat, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, berdiri di hadapan ratusan ASN di Masjid Raya Al-A'zhom, Senin (23/02/2026). Bukan sekadar membuka pengajian rutin, ia mengajak para pegawai merenungkan makna pelayanan di bulan suci.
Baginya, Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari sikap lalai dalam bekerja.
Di luar sana, kata dia, ada warga yang tetap datang ke kantor-kantor pelayanan sejak pagi mengurus administrasi kependudukan, perizinan usaha, hingga kebutuhan sosial lainnya dengan harapan urusan mereka selesai tepat waktu.
Baca Juga: Menu MBG Selama Tiga Hari di Katumbiri Picu Kekecewaan, Warga Soroti Anggaran Rp10 Ribu per Hari
"Bila kita tidak menunaikan tugas sesuai jadwal waktu yang ditentukan, nantinya akan berdampak pada kualitas pelayanan publik dan dapat mengorbankan kepentingan masyarakat luas," tegas Maryono.
Ia menggambarkan, satu keterlambatan kecil bisa berarti besar bagi masyarakat di Kota Tangerang.
Seorang pedagang kecil mungkin menunggu izin agar usahanya bisa segera berjalan.
Seorang kepala keluarga bisa jadi berharap dokumen selesai agar anaknya dapat mendaftar sekolah.
Di situlah, menurut orang nomor dua di Kota Tangerang ini, ASN memegang peran yang sangat penting untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pada momentum Ramadan yang bertepatan dengan HUT ke-33 Kota Tangerang pun ia maknai sebagai ruang refleksi.
Sudahkah pelayanan yang diberikan benar-benar memudahkan warga? Sudahkah setiap tanda tangan dan keputusan diambil dengan tanggung jawab penuh?
Baca Juga: Viral! Aksi Kejam Pencuri di Bogor: Kambing Dijagal di Lokasi, Hanya Sisakan Jeroan dalam Karung
"Momentum ini bukan sekadar perayaan bertambahnya usia kota, tetapi saat yang tepat untuk merefleksikan sejauh mana kita telah memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kota Tangerang," ungkapnya.
Di bulan penuh berkah ini kata dia, bukan hanya tentang disiplin, tetapi juga tentang empati bahwa di balik setiap berkas dan antrean, ada harapan masyarakat yang harus dijaga.
"Jika belum maksimal, Ramadan memberi kesempatan untuk memperbaiki niat, meningkatkan kualitas diri, dan bekerja lebih baik demi kota tercinta," imbuhnya.
Senada dengan Maryono, Pimpinan Ponpes An-Nuqthah, Zuhri Fauzi, mengingatkan bahwa setiap pekerjaan adalah bagian dari ibadah.
Baca Juga: Misteri Kematian NS di Sukabumi: Tubuh Penuh Luka Bakar, Isak Tangis Ibu Kandung Tuntut Keadilan
Dalam tausyiahnya, ia menekankan bahwa kualitas kerja di bulan Ramadan justru seharusnya meningkat, karena setiap amal dilipatgandakan nilainya.
"Tidak ada alasan menurunkan kualitas pekerjaan di bulan Ramadan. Justru Ramadan harus menjadi sarana peningkatan ibadah dan pekerjaan kita," katanya.
Sebab, dia menjelaskan bahwa setiap perbuatan yang dilakukan akan dipertanggungjawabkan di kemudian hari.
"Setiap amal dan pekerjaan kita akan dilihat serta dinilai oleh Allah SWT, dan kelak seluruh perbuatan akan dipertanggungjawabkan," imbuhnya. (***)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









