Banten

BI Gelontorkan Rp185,6 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran 2026, Simak Jadwal dan Caranya

Riski Endah Setyawati | 22 Februari 2026, 03:55 WIB
BI Gelontorkan Rp185,6 Triliun untuk Penukaran Uang Lebaran 2026, Simak Jadwal dan Caranya

Akurat Banten - Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, Bank Indonesia kembali menghadirkan program penukaran uang bertajuk Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri atau SERAMBI yang resmi dimulai pada 15 Maret 2026.

Program ini menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia dalam memastikan masyarakat memperoleh uang layak edar untuk kebutuhan transaksi selama momen keagamaan tersebut.

Melalui layanan SERAMBI, masyarakat dapat menukarkan uang rupiah lama dengan pecahan baru yang telah dijamin keaslian dan kelayakannya oleh Bank Indonesia.

Tradisi berbagi uang baru saat Lebaran pun diprediksi kembali meningkat seiring kebutuhan pemberian THR serta angpao kepada keluarga.

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai, Bank Indonesia menyiapkan dana sebesar Rp185,6 triliun.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp180,9 triliun.

Penambahan alokasi ini dilakukan guna menjaga ketersediaan uang kartal tetap aman selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

Tak hanya menambah jumlah uang yang disiapkan, Bank Indonesia juga memperluas jaringan layanan penukaran di berbagai wilayah.

Baca Juga: Bansos Dipercepat Jelang Lebaran 2026, Pemerintah Pastikan Bantuan Cair Tepat Waktu untuk Warga Rentan

Secara keseluruhan, terdapat 2.883 titik layanan dengan total 8.755 fasilitas penukaran yang tersebar di seluruh Indonesia.

Layanan ini merupakan hasil kerja sama antara Bank Indonesia dengan berbagai perbankan nasional.

Masyarakat dapat mengakses layanan melalui kas keliling, kantor cabang bank umum, hingga titik layanan terpadu yang berada di lokasi strategis.

Beberapa lokasi yang dipilih antara lain rumah ibadah serta pusat aktivitas masyarakat yang mudah dijangkau.

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, layanan terpadu akan diselenggarakan pada 12 hingga 15 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dipusatkan di GBK Basketball Hall, Senayan, sebagai salah satu titik strategis dengan akses yang luas.

Untuk mengikuti layanan penukaran uang ini, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR.

Aplikasi tersebut dapat diakses secara online melalui situs resmi pintar.bi.go.id.

Sistem ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam memilih jadwal serta lokasi penukaran sesuai dengan kuota yang tersedia.

Bank Indonesia juga menerapkan sistem antrean digital berupa waiting room guna mengatur jumlah pengunjung secara tertib.

Melalui sistem ini, pengguna dapat melihat estimasi waktu tunggu secara real time sebelum mendapatkan giliran.

Proses pemesanan layanan penukaran uang dibuka dalam dua tahap yang telah dijadwalkan.

Untuk tahap pertama, wilayah Jawa dibuka pada 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, wilayah luar Jawa mulai dapat melakukan pemesanan pada 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.

Selanjutnya, tahap kedua untuk wilayah Jawa dibuka pada 26 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.

Adapun wilayah luar Jawa dapat mengakses tahap kedua pada 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB.

Baca Juga: Sinergi Kantah Tangsel dan PCNU Perkuat Legalitas Aset Wakaf

Masyarakat yang ingin melakukan penukaran dapat mengikuti beberapa langkah yang telah ditentukan.

Pertama, akses situs pintar.bi.go.id melalui perangkat masing-masing.

Kemudian pilih menu penukaran uang rupiah melalui kas keliling yang tersedia di halaman utama.

Selanjutnya tentukan provinsi serta lokasi layanan yang diinginkan.

Setelah itu, pilih jadwal kedatangan sesuai dengan slot yang masih tersedia.

Pengguna kemudian diminta mengisi data diri secara lengkap, mulai dari NIK, nama, nomor telepon, hingga alamat email.

Langkah berikutnya adalah memasukkan nominal uang yang ingin ditukarkan sesuai ketentuan.

Setelah semua data terisi, lakukan konfirmasi pemesanan dan unduh bukti sebagai tanda registrasi.

Bank Indonesia mengingatkan agar masyarakat membawa KTP sesuai data yang telah didaftarkan saat datang ke lokasi penukaran.

Hal ini penting untuk memastikan proses verifikasi berjalan lancar tanpa kendala.

Dengan peningkatan jumlah dana serta perluasan jaringan layanan, Bank Indonesia optimistis distribusi uang tunai selama Lebaran 2026 dapat berjalan lebih efektif.

Langkah ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara merata di berbagai daerah.

Program SERAMBI pun menjadi salah satu bentuk komitmen Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas sistem pembayaran sekaligus mendukung kelancaran tradisi masyarakat saat Hari Raya.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.