Tak Cuma Bawa Kabur Uang, Modus WNA di Jakarta Bikin Geger!

Akurat Banten - Jakarta kembali diguncang dengan kasus yang bikin geleng-geleng kepala.
Bukan cuma soal uang raib dari laci kasir, tapi cara dua warga negara asing (WNA) beraksi justru membuka mata publik terhadap celah pengawasan di ibu kota.
Peristiwa yang terjadi di sebuah kedai seafood di Cilandak ini menjadi sorotan setelah terekam jelas oleh CCTV dan menyebar luas di media sosial.
Alih-alih sekadar pencurian, aksi ini menyeret isu lebih besar yaitu bagaimana sistem pengawasan keimigrasian dan pengendalian keberadaan WNA di wilayah padat seperti Jakarta Selatan.
Dari informasi yang beredar, dua WNA, diduga pasangan suami istri, melancarkan aksinya dengan taktik yang tergolong rapi.
Baca Juga: Bentak dan Aniaya Kurir, Pelanggan ShopeeFood di Sleman Jadi Tersangka
Sang wanita berpura-pura memesan minuman sambil mengalihkan perhatian kasir, sementara sang pria dengan cepat mengambil uang dari laci.
Meski total kerugiannya terbilang kecil, sekitar satu juta rupiah, namun dampak dari kejadian ini justru memicu diskusi lebih luas soal keamanan dan kesiapsiagaan petugas, baik dari pihak kepolisian maupun imigrasi.
Kantor Imigrasi Jakarta Selatan pun langsung gerak cepat. Lewat pernyataan resmi, mereka menyatakan sedang melakukan pelacakan dengan memanfaatkan sistem intelijen keimigrasian.
Kabid Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Prihatno Juniardi, bahkan mengajak masyarakat ikut berperan aktif dalam pelaporan.
Ini menjadi penting, mengingat banyak pelaku kejahatan lintas negara kerap berpindah-pindah tempat tinggal untuk menghindari deteksi.
Baca Juga: Update! Tim SAR Temukan Korban Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali
Kasus ini menyoroti satu hal penting yaitu keberadaan WNA yang tidak diawasi ketat bisa membuka celah tindakan kriminal, sekecil apa pun kerugiannya.
Maka, partisipasi publik dan peran teknologi seperti CCTV menjadi vital.
Tak cukup hanya mengandalkan aparat, sinergi antara warga, pemilik usaha, dan otoritas menjadi kunci mencegah kejadian serupa terulang.
Kini, semua mata tertuju pada hasil pelacakan yang dilakukan pihak imigrasi dan polisi.
Sembari menunggu, pelajaran terbesar dari kasus ini adalah bahwa kejahatan tak selalu datang dengan kekerasan.
Terkadang, hanya perlu sepasang senyum asing dan air minum botol untuk membuat kita lengah.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









