Banten

Dramatis! Tanggul Jebol Picu Banjir 2 Meter di Babakan Madang: Mobil Hanyut, 8 Rumah Hancur Lebur

Abdurahman | 14 Februari 2026, 08:27 WIB
Dramatis! Tanggul Jebol Picu Banjir 2 Meter di Babakan Madang: Mobil Hanyut, 8 Rumah Hancur Lebur

AKURAT BANTEN – Suasana mencekam menyelimuti Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, setelah hujan deras memicu banjir bandang yang menghancurkan permukiman warga pada Rabu sore.

Tak sekadar genangan, luapan air yang bercampur lumpur setinggi 2 meter menerjang hebat hingga menghanyutkan kendaraan dan merusak bangunan.

Peristiwa ini menjadi viral setelah rekaman video amatir menunjukkan derasnya arus air yang merendam perumahan. Berikut adalah fakta-fakta tajam di balik musibah tersebut:

Baca Juga: Viral! Sopir Taksi Temukan Rp180 Juta Milik Penumpang, Reaksinya Saat Diberi Imbalan Bikin Merinding

1. Detik-Detik Mobil Pengembang Hanyut

Derasnya arus banjir tak mampu dibendung. Sebuah mobil milik pengembang perumahan dilaporkan hanyut terbawa arus hingga beberapa meter sebelum akhirnya terjebak di tengah kepungan air.

Beberapa sepeda motor milik warga juga tak luput dari terjangan banjir, membuat akses mobilitas lumpuh total.

Baca Juga: Sentilan Menohok Nathalie Holscher untuk Teddy Soal Konflik Warisan: Kerja Kek, Jualan Cilok Kan Bisa!

2. Tanggul Kali Cicerewet Jebol

Bencana ini bukan hanya karena faktor cuaca. Luapan Kali Cicerewet yang tak terbendung mengakibatkan tanggul pelindung jebol.

Akibatnya, air bah langsung menghantam permukiman di Desa Cijayanti dengan kecepatan tinggi.

Petugas gabungan dari BPBD, Damkar, dan Polsek setempat kini tengah berjibaku membersihkan material lumpur yang masuk ke rumah-rumah warga.

Baca Juga: Menu Makan Bergizi Gratis Berulat, SPPG Pandeglang Akhirnya Buka Suara: 'Ini Kelalaian Kami'

3. Kerusakan Parah: 8 Rumah Tak Lagi Layak Huni

Data sementara menunjukkan sedikitnya delapan rumah warga mengalami kerusakan sangat parah.

Dinding yang jebol dan perabotan yang tertimbun lumpur membuat bangunan-bangunan tersebut tidak bisa langsung ditinggali kembali.

Secara total, puluhan rumah lainnya terdampak oleh material sisa banjir.

Baca Juga: Siap-siap Cek Saldo! Pemerintah Umumkan Anggaran Jumbo THR 2026 untuk PNS hingga Pensiunan

4. Jeritan Warga: Menanti Bantuan dan Siap Relokasi

Hingga berita ini diturunkan, warga yang terdampak mengaku belum mendapatkan bantuan signifikan dari pemerintah daerah.

Di tengah rasa trauma akan banjir susulan, banyak warga yang kini menyatakan kesiapannya untuk direlokasi.

"Kami khawatir ada banjir susulan. Kalau ada tempat yang lebih aman, kami siap pindah (relokasi)," ungkap salah satu warga di lokasi kejadian.

Banjir di Babakan Madang ini menjadi pengingat keras bagi pengembang dan pemerintah setempat mengenai pentingnya audit kekuatan tanggul dan drainase di kawasan perbukitan Bogor. Tanpa perbaikan infrastruktur yang serius,

Desa Cijayanti akan terus berada dalam bayang-bayang ancaman banjir bandang setiap kali hujan turun (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman