Dramatis! Tanggul Jebol Picu Banjir 2 Meter di Babakan Madang: Mobil Hanyut, 8 Rumah Hancur Lebur

AKURAT BANTEN – Suasana mencekam menyelimuti Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, setelah hujan deras memicu banjir bandang yang menghancurkan permukiman warga pada Rabu sore.
Tak sekadar genangan, luapan air yang bercampur lumpur setinggi 2 meter menerjang hebat hingga menghanyutkan kendaraan dan merusak bangunan.
Peristiwa ini menjadi viral setelah rekaman video amatir menunjukkan derasnya arus air yang merendam perumahan. Berikut adalah fakta-fakta tajam di balik musibah tersebut:
Baca Juga: Viral! Sopir Taksi Temukan Rp180 Juta Milik Penumpang, Reaksinya Saat Diberi Imbalan Bikin Merinding
1. Detik-Detik Mobil Pengembang Hanyut
Derasnya arus banjir tak mampu dibendung. Sebuah mobil milik pengembang perumahan dilaporkan hanyut terbawa arus hingga beberapa meter sebelum akhirnya terjebak di tengah kepungan air.
Beberapa sepeda motor milik warga juga tak luput dari terjangan banjir, membuat akses mobilitas lumpuh total.
2. Tanggul Kali Cicerewet Jebol
Bencana ini bukan hanya karena faktor cuaca. Luapan Kali Cicerewet yang tak terbendung mengakibatkan tanggul pelindung jebol.
Akibatnya, air bah langsung menghantam permukiman di Desa Cijayanti dengan kecepatan tinggi.
Petugas gabungan dari BPBD, Damkar, dan Polsek setempat kini tengah berjibaku membersihkan material lumpur yang masuk ke rumah-rumah warga.
Baca Juga: Menu Makan Bergizi Gratis Berulat, SPPG Pandeglang Akhirnya Buka Suara: 'Ini Kelalaian Kami'
3. Kerusakan Parah: 8 Rumah Tak Lagi Layak Huni
Data sementara menunjukkan sedikitnya delapan rumah warga mengalami kerusakan sangat parah.
Dinding yang jebol dan perabotan yang tertimbun lumpur membuat bangunan-bangunan tersebut tidak bisa langsung ditinggali kembali.
Secara total, puluhan rumah lainnya terdampak oleh material sisa banjir.
Baca Juga: Siap-siap Cek Saldo! Pemerintah Umumkan Anggaran Jumbo THR 2026 untuk PNS hingga Pensiunan
4. Jeritan Warga: Menanti Bantuan dan Siap Relokasi
Hingga berita ini diturunkan, warga yang terdampak mengaku belum mendapatkan bantuan signifikan dari pemerintah daerah.
Di tengah rasa trauma akan banjir susulan, banyak warga yang kini menyatakan kesiapannya untuk direlokasi.
"Kami khawatir ada banjir susulan. Kalau ada tempat yang lebih aman, kami siap pindah (relokasi)," ungkap salah satu warga di lokasi kejadian.
Banjir di Babakan Madang ini menjadi pengingat keras bagi pengembang dan pemerintah setempat mengenai pentingnya audit kekuatan tanggul dan drainase di kawasan perbukitan Bogor. Tanpa perbaikan infrastruktur yang serius,
Desa Cijayanti akan terus berada dalam bayang-bayang ancaman banjir bandang setiap kali hujan turun (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D








