Tragis! Seorang Pelajar Ditemukan Tewas Usai Lompat dari Flyover Pasupati Bandung Setinggi 40 Meter

AKURAT BANTEN - Seorang pelajar laki-laki berinisial MR dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari Flyover Pasupati atau Jalan Layang Prof. Mochtar Kusumaatmadja, Kota Bandung, pada Selasa pagi. Peristiwa ini menyisakan duka mendalam sekaligus tanda tanya besar terkait penyebab kejadian tersebut.
Insiden itu pertama kali diketahui warga dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi. Petugas kepolisian bersama tim medis segera mendatangi tempat kejadian untuk melakukan penanganan awal dan mengamankan area.
Baca Juga: GEGER! Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos Bandar Lampung, Kepala Terlilit Lakban
Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Bagus, menyampaikan bahwa identitas korban masih dalam proses pendalaman. Namun, dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berstatus sebagai pelajar.
“Untuk sementara, korban berinisial MR, berusia 17 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dan berasal dari Cimahi,” kata Bagus saat dikonfirmasi di Bandung.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, korban sempat memarkirkan sepeda motornya di atas flyover setinggi 40 meter sebelum peristiwa terjadi. Sepeda motor tersebut telah diamankan polisi sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Baca Juga: Insanul Fahmi Diduga Kepergok Dugem, Ternyata Video Lama dari Acara Ulang Tahun
Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi pada saat kejadian. Langkah ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran utuh terkait kronologi peristiwa.
Menurut Bagus, hingga saat ini belum dapat disimpulkan motif di balik kejadian tersebut. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan, termasuk pendalaman latar belakang korban.
“Motifnya masih kami selidiki. Kami juga berkoordinasi dengan pihak keluarga dan sekolah korban untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan,” ujarnya.
Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian memastikan proses penanganan dilakukan secara profesional dan berhati-hati.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, khususnya di kalangan remaja. Masyarakat diimbau untuk lebih peka terhadap kondisi sekitar dan saling memberi dukungan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang







