Konflik Timur Tengah Memanas, Airlangga Buka Suara Soal Ancaman Kenaikan Harga BBM

AKURAT BANTEN - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali menjadi sorotan. Pemerintah Indonesia mulai mewaspadai dampaknya terhadap harga energi global, terutama bahan bakar minyak (BBM). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, jika eskalasi konflik terus meningkat, bukan tidak mungkin harga BBM di dalam negeri ikut terdorong naik.
Menurut Airlangga, salah satu faktor krusial yang dapat memicu lonjakan harga minyak dunia adalah potensi terganggunya jalur distribusi energi global, khususnya di Selat Hormuz. Jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dan Laut Arab itu merupakan salah satu rute pelayaran minyak paling vital di dunia. Jika sampai terjadi penutupan atau gangguan distribusi, pasokan minyak global akan tertekan dan harga bisa melonjak tajam.
Baca Juga: Operasi Gabungan Israel–Amerika Serikat Sudah Sasar 2.000 Lebih Titik di Iran
Saat ini saja, harga minyak mentah dunia telah bergerak naik dan menyentuh kisaran 80 dolar AS per barel. Angka tersebut dinilai masih relatif terkendali, namun situasinya sangat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu tergantung perkembangan konflik di lapangan.
"Otomatis akan naik sama seperti saat perang Ukraine kan naik," ujar Airlangga.
Ia mencontohkan bagaimana invasi Rusia ke Ukraina beberapa waktu lalu sempat memicu lonjakan harga energi global. Ketika pasokan terganggu dan ketidakpastian meningkat, pasar bereaksi cepat dengan mendorong harga minyak dan gas ke level yang lebih tinggi. Dampaknya pun terasa hingga ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Baca Juga: Rupiah Melemah Imbas Gejolak Timur Tengah, Sentuh Rp16.868 per Dolar AS
Meski demikian, Airlangga menilai situasi saat ini masih memiliki ruang untuk diredam. Ia menyebut Amerika Serikat berpotensi meningkatkan suplai minyaknya ke pasar global.
Selain itu, negara-negara anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) juga disebut tengah membuka peluang untuk menaikkan kapasitas produksi guna menjaga keseimbangan pasokan dan harga.
"Tetapi kan kali ini supply dari Amerika juga akan meningkat dan OPEC juga meningkatkan kapasitasnya," jelasnya.
Pemerintah, lanjut Airlangga, belum mengambil langkah kebijakan spesifik terkait harga BBM. Pihaknya masih memantau perkembangan konflik dan dinamika harga minyak dunia sebelum menentukan keputusan lanjutan. Stabilitas fiskal, daya beli masyarakat, serta kondisi subsidi energi akan menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
Baca Juga: Gerhana Bulan Total Terjadi pada 3 Marat 2026, Kemenag Himbau Umat Muslim Lakukan Sholat Khusuf
Kenaikan harga minyak dunia memang memiliki implikasi luas bagi perekonomian nasional. Selain berdampak pada harga BBM, lonjakan tersebut juga dapat memengaruhi inflasi, biaya logistik, hingga harga kebutuhan pokok.
Karena itu, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara ketahanan fiskal dan perlindungan terhadap masyarakat, terutama kelompok rentan, jika tekanan harga benar-benar terjadi.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 7Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 8Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









