Banten

Penutupan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Energi, Menteri ESDM Tegaskan Harga BBM Subsidi Tetap Stabil

Rahmawati Huda | 4 Maret 2026, 13:06 WIB
Penutupan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Energi, Menteri ESDM Tegaskan Harga BBM Subsidi Tetap Stabil
Penutupan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Energi, Menteri ESDM Tegaskan Harga BBM Subsidi Tetap Stabil dan Belum Ada Rencana Kenaikan di Indonesia Saat Ini / Freefik

AKURAT BANTEN - Eskalasi konflik di Timur Tengah berdampak pada penutupan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Dikutip dari unggahan Instagram MetroTV. Meski muncul kekhawatiran terhadap rantai pasok energi global, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa belum ada kenaikan harga BBM di Indonesia.

"BBM dengan negeri itu kan dibagi menjadi dua. Ada harga yang disubsidi, ada harga yang diserahkan pada pasar. Kalau harga yang disubsidi, yang bensin Pertalite itu naik berapapun tetap harganya sama," ucap Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Baca Juga: 7 Pilihan Menu Sehat untuk Ibu Hamil yang Berpuasa

Ia menjelaskan bahwa harga BBM subsidi akan tetap sama selama belum ada perubahan kebijakan dari pemerintah.

Namun untuk BBM non-subsidi, harganya mengikuti mekanisme pasar dan dapat berubah sesuai dinamika harga minyak dunia. Ketentuan tersebut sudah diatur dalam peraturan sejak tahun 2022.

"Tapi kalau untuk non-subsidi, artinya harga pasar, dia akan fluktuatif berdasarkan dinamika harga pasar yang ada. Kalau yang subsidi, selama tidak ada kebijakan baru dari pemerintah maka harganya tetap sama, termasuk dengan subsidi solar," jelasnya.

Baca Juga: Resep Es Buah untuk Menu Takjil Hari Ini, Segar dan Mudah Dibuat

Bahlil juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan terkait kenaikan harga BBM.

"Sampai dengan kami rapat tadi belum ada. Jadi aman-aman saja. Hari raya yang baik, puasa yang baik, insya Allah belum ada kenaikan harga BBM," ujarnya.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.