Banten

China Minta Jalur Pelayaran Selat Hormuz Dijaga Aman di Tengah Ketegangan

Rahmawati Huda | 4 Maret 2026, 11:48 WIB
China Minta Jalur Pelayaran Selat Hormuz Dijaga Aman di Tengah Ketegangan
China Minta Jalur Pelayaran Selat Hormuz Dijaga Aman di Tengah Ketegangan / Freefik

AKURAT BANTEN - Sedikitnya lima kapal tanker dilaporkan rusak dan sekitar 150 kapal tertahan di dekat selat tersebut.

Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi pasokan energi global, dengan sekitar 20 juta barel minyak dan produk petroleum melintas setiap hari pada 2025.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, pada Selasa mengimbau negara-negara untuk menjamin keamanan kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Baca Juga: Menu Minimalis MBG Tangerang Jadi Sorotan, SPPG Lakukan Evaluasi
Ia memperingatkan bahwa jalur pelayaran penting tersebut tengah menghadapi ancaman setelah serangan terbaru yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Dikutip dari unggahan Instagram MetroTV, Mao menegaskan bahwa keamanan energi memiliki peran penting bagi perekonomian global.

Ia menyatakan bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menjaga pasokan energi agar tetap stabil dan tidak terganggu.

Baca Juga: Reza Pahlavi Dukung AS Serang Iran, Dubes Tegas Tak Diakui Rakyat Fakta Mengejutkan Terungkap

China juga menyerukan agar operasi militer segera dihentikan, eskalasi dihindari, serta jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap aman guna mencegah dampak yang lebih luas terhadap ekonomi dunia.

Sedikitnya lima kapal tanker dilaporkan mengalami kerusakan dan sekitar 150 kapal lainnya tertahan di sekitar wilayah selat tersebut.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur penting bagi distribusi energi global, dengan sekitar 20 juta barel minyak dan produk petroleum melintas setiap harinya pada tahun 2025.***


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.