Trump Desak Sekutu Kirim Kapal Perang Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Menolak Terlibat Eskalasi

AKURAT BANTEN - Presiden Donald Trump menyerukan kepada negara-negara lain untuk membantu mengamankan Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menjadi titik penting bagi ekspor minyak dan energi global, di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Trump menyatakan harapannya bahwa sejumlah negara besar, termasuk sekutu tradisional seperti Inggris, Jepang, Korea Selatan, Prancis, dan China dapat mengirim kapal perang untuk menjaga pelayaran tetap lancar di wilayah tersebut karena gangguan oleh Iran terhadap lalu lintas maritim.
Baca Juga: AS Klaim Hancurkan Target Militer Iran di Pulau Kharg, Teheran Bantah Kerusakan Infrastruktur Minyak dan Ancam Serangan Balasan
Respons dari beberapa negara yang diminta turut beragam. Jepang menyatakan tidak berencana mengirim kapal angkatan laut untuk misi pengawalan di Selat Hormuz, dengan alasan kendala konstitusional dan pertimbangan hukum serta politik di dalam negeri.
Pernyataan ini disampaikan oleh Perdana Menteri Jepang di parlemen saat membahas permintaan Trump.
Australia juga menegaskan tidak akan mengirim kapal perang ke kawasan tersebut, dengan pemerintah menyebut hal itu bukan bagian dari langkah yang mereka kontribusikan atau diminta.
Permohonan Trump itu muncul di tengah eskalasi konflik yang memengaruhi jalur energi global dan perdagangan internasional.
Iran telah menghalangi sebagian besar lalu lintas di Selat Hormuz sebagai bagian dari perlawanan terhadap serangan udara oleh AS dan sekutunya, yang mengakibatkan pasokan minyak terhambat dan harga energi global meningkat.
Sementara beberapa negara menolak keterlibatan militer langsung, diskusi diplomatik terus berlanjut mengenai peran apa yang dapat dimainkan pihak lain untuk meredakan ketegangan tanpa memperluas konflik.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Tiga Kartu Merah dan Dua Gol, Meksiko Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
- 10Prediksi Australia vs Turki: Adu Generasi Baru di Laga Pembuka Grup D








