Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Gugur, Pemerintah Siapkan Pengganti Sementara, Siapa?

AKURAT BANTEN - Dunia dikejutkan kabar dari Teheran. Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan udara besar pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Informasi awal muncul dari pejabat Israel kepada Reuters, lalu dikonfirmasi pemerintah Iran.
Serangan disebut menghantam kompleks kediaman sekaligus kantor kerja Khamenei di pusat ibu kota.
Saksi mata melaporkan ledakan keras dan asap tebal membumbung tinggi.
Operasi ini disebut melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Presiden AS Donald Trump menyebut serangan itu sebagai langkah “menghilangkan ancaman besar”.
Pemerintah Iran menyatakan Khamenei gugur akibat hantaman rudal di lokasi kerjanya.
Negara langsung menetapkan masa berkabung nasional 40 hari dan meliburkan kegiatan selama sepekan.
Pengganti Sementara
Untuk sementara, tugas Pemimpin Tertinggi diambil alih oleh Presiden, Ketua Pengadilan, dan satu anggota Dewan Wali.
Hal ini disampaikan Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Mokhber. Selanjutnya, Majelis Ahli, lembaga berisi 88 ulama senior akan menentukan pengganti.
Situasi di Teheran dilaporkan tegang. Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menutup sejumlah titik penting dan membatasi komunikasi.
Baca Juga: Perang Iran-Israel Meletus, Siap-siap Harga BBM di Tangerang Ikut Terkerek?
IRGC bersama militer Iran juga bersumpah akan membalas serangan tersebut.
Kematian Khamenei menjadi peristiwa paling besar bagi Iran sejak Revolusi 1979.
Selama 37 tahun berkuasa, ia bukan hanya pemimpin politik, tetapi juga otoritas tertinggi agama dan militer.
Dampaknya langsung terasa ke dunia. Harga minyak melonjak karena kekhawatiran gangguan pasokan di Selat Hormuz.
Sejumlah pemimpin dunia mendesak semua pihak menahan diri agar konflik tidak meluas menjadi perang besar.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







