Pasokan BBM Indonesia Aman Sementara, Pemerintah Pantau Dampak Penutupan Selat Hormuz

AKURAT BANTEN : Kondisi geopolitik di Timur Tengah, termasuk isu penutupan jalur pelayaran di Selat Hormuz, menimbulkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia.
Pemerintah Indonesia menyatakan bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) nasional masih dalam kondisi aman untuk sementara waktu.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyebutkan bahwa pasokan BBM Indonesia saat ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 20 hari ke depan.
Baca Juga: Geram Akibat Jalan Hancur dan Udara Kotor, Warga Cipete Lawan Pengembang Alsut
Pemerintah juga terus mengantisipasi dampak dari situasi global, mengingat Indonesia masih mengandalkan impor minyak.
“Karena ini kita antisipasi tentang pasokan minyak dunia, karena bagaimanapun kita masih melakukan impor sekitar 1 juta barel,” ujar Bahlil dalam wawancara.
Ia menambahkan bahwa pemerintah akan segera mengadakan rapat bersama Kementerian ESDM dan Dewan Energi Nasional untuk membahas langkah yang perlu diambil dalam menghadapi situasi tersebut.
Baca Juga: Perbandingan Kekuatan Militer Iran dan Israel: Unggul Jumlah Tentara atau Besar Anggaran?
Selain pasokan, pemerintah juga memantau perkembangan harga minyak dunia yang mulai menunjukkan kenaikan.
Menurut Bahlil, kondisi geopolitik yang memanas berpotensi memengaruhi harga energi secara global.
“Masih cukup 20 hari sampai dengan hari ini tidak ada masalah. Tapi harga dunia pasti akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah,” jelasnya.
Pemerintah menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi global guna memastikan pasokan BBM tetap tersedia serta mengantisipasi kemungkinan dampak terhadap harga di dalam negeri.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8Viral! Antrean Makan Bergizi Gratis di SMK Kebumen Berujung Aksi Duel Mencekam, Korban Diseret ke Lahan Kosong, Ini Kronologinya
- 9Rodri Tiba di Barcelona, Sang Ballon d'Or Langsung Ungkap Mimpi Besarnya Bersama Blaugrana
- 10Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas





