Banten

TRAGIS! Rumah Mewah di Bekasi Dirampok saat Sahur, Suami Tewas dan Istri Kritis

Varin VC | 3 Maret 2026, 17:26 WIB
TRAGIS! Rumah Mewah di Bekasi Dirampok saat Sahur, Suami Tewas dan Istri Kritis
Ilustrasi Garis Polisi (ist)

AKURAT BANTEN - Ketenteraman warga Kompleks Prima Lingkar Asri, Jatibening, Kota Bekasi, mendadak terusik setelah sebuah peristiwa berdarah terjadi pada Senin dini hari, 2 Maret 2026. Sebuah rumah mewah di kawasan tersebut kini dipasangi garis polisi, menyusul aksi perampokan yang menelan korban jiwa dan menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban.

Pasangan suami istri, Ermanto Usman dan Pasmilawati, menjadi korban kebrutalan pelaku yang diduga masuk secara paksa ke dalam rumah. Ermanto ditemukan tak bernyawa di lokasi dengan luka akibat hantaman benda tumpul.

Sementara Pasmilawati ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Hingga kini, ia masih menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis.

Baca Juga: China Desak Hentikan Konflik Usai Penutupan Selat Hormuz, Picu Guncangan Energi Global

Tragedi ini terungkap saat anak korban terbangun untuk makan sahur sekitar pukul 03.00 WIB. Ia mendengar suara lirih kesakitan dari kamar orang tuanya yang membuatnya merasa ada sesuatu yang tidak beres. Saat pintu kamar tak kunjung terbuka, ia memberanikan diri mendobraknya dan mendapati kedua orang tuanya sudah tergeletak dalam keadaan terluka parah.

Pemandangan di dalam rumah menunjukkan adanya tanda-tanda perlawanan dan aksi kekerasan. Beberapa barang tampak berantakan. Pelaku diduga masuk dengan cara merusak jendela sebelum melancarkan aksinya. Sejumlah perhiasan emas dilaporkan hilang, bersama dua kunci mobil milik korban.

Baca Juga: Salat Gerhana Bulan Total 2 Rakaat, Boleh Dilakukan Sendiri di Rumah?

Meski dua kunci mobil dibawa kabur, kendaraan korban diketahui masih berada di garasi rumah. Polisi menduga pelaku kemungkinan tidak sempat membawa kendaraan tersebut atau memiliki motif lain yang masih didalami. Hingga kini, aparat belum mengungkap jumlah pasti kerugian materiil yang dialami keluarga korban.

Tim kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota segera melakukan olah tempat kejadian perkara setelah menerima laporan. Beberapa barang bukti telah diamankan, termasuk bed cover yang berlumuran darah serta bagian jendela yang diduga menjadi titik masuk pelaku. Petugas juga mengumpulkan sidik jari dan jejak lain yang berpotensi mengarah pada identitas pelaku.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, menyampaikan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya belum dapat memberikan kesimpulan terkait motif maupun jumlah pelaku.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Rp55 Triliun untuk THR 2026, ASN hingga Pensiunan Dipastikan Terima Sesuai Jadwal

“Masih dalam penyelidikan, kami belum bisa menyimpulkan saat ini,” ujarnya, Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menambahkan, penyidik tengah memeriksa sejumlah saksi dan menelusuri kemungkinan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

Warga sekitar mengaku syok atas peristiwa tersebut. Lingkungan perumahan yang selama ini dikenal cukup aman dengan sistem keamanan terpadu mendadak diliputi kekhawatiran. Beberapa warga berharap pengelola perumahan meningkatkan pengawasan, terutama pada jam-jam rawan.

Baca Juga: Pasokan BBM Indonesia Aman Sementara, Pemerintah Pantau Dampak Penutupan Selat Hormuz

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa kejahatan bisa terjadi tanpa mengenal tempat dan waktu. Aparat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik, serta segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada petugas keamanan atau pihak kepolisian.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Varin VC
Reporter
Varin VC
Varin VC
Editor
Varin VC