Kasus Pembunuhan Ayam Geprek di Bekasi, Polisi Temukan Bagian Tubuh Korban yang Dimutilasi di Bogor

AKURAT BANTEN - Kasus mutilasi yang menggegerkan warga Bekasi dan sekitarnya mulai menemukan titik terang. Tim Jatanras Polda Metro Jaya memastikan telah menemukan bagian tubuh lain dari korban berinisial AH yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah freezer.
“Sudah ditemukan bagian tangan dan kaki korban,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, Senin (30/3/2026).
Potongan tubuh tersebut ditemukan di wilayah Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dengan ditemukannya bagian tersebut, polisi kini menyebut bahwa jasad korban sudah dalam kondisi lengkap meski ditemukan di lokasi yang berbeda.
Baca Juga: Serangan Israel di Markas UNIFIL Tewaskan Prajurit Indonesia, MUI Tuntut Pertanggungjawaban
Penemuan ini menjadi bagian penting dalam pengungkapan kasus yang sempat membuat warga resah, terutama karena kondisi korban yang dimutilasi dan disimpan di dalam freezer sebuah kios makanan.
Sementara itu, pihak kepolisian juga telah mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku. Keduanya berinisial DS alias A dan S, yang ditangkap di Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, pada Minggu pagi, 29 Maret 2026 sekitar pukul 09.30 WIB.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa saat ini penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku dalam kasus tersebut. Termasuk bagaimana kronologi kejadian hingga dugaan upaya untuk menghilangkan jejak setelah peristiwa berlangsung.
Baca Juga: Bidan di Tangerang Jadi Korban Penipuan Loker Rumah Sakit
Polisi juga tengah menelusuri motif di balik aksi keji ini, serta hubungan antara korban dengan para pelaku. Sejumlah barang bukti telah diamankan untuk mendukung proses penyidikan lebih lanjut.
Sebelumnya, jasad korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kios ayam geprek berinisial AL di kawasan Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Korban diketahui merupakan salah satu pekerja di kios tersebut yang akrab disapa Pak Bedul (45).
Penemuan mayat itu bermula ketika AL mendatangi kios untuk melakukan pengecekan, setelah beberapa pegawainya pulang kampung menjelang Lebaran. Saat membuka freezer, ia justru menemukan tubuh korban dalam kondisi tak utuh, yang kemudian langsung dilaporkan kepada pihak berwajib.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










