Peringati Hari Stroke Sedunia, Siloam Hospitals Lippo Village Ajak Masyarakat Waspadai Stroke

AKURAT BANTEN - Dalam rangka memperingati World Stroke Day atau Hari Stroke Sedunia, Siloam Hospitals Lippo Village mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya stroke dan pentingnya penanganan cepat melalui kampanye bertema 'Every Minute Counts, Every Life Matters'.
Direktur Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Erick Prawira Suhardhi, MARS, mengatakan edukasi dan deteksi dini menjadi kunci menurunkan angka kematian dan kecacatan akibat stroke.
"Kami percaya bahwa edukasi, deteksi dini, dan respon cepat adalah kunci dalam menurunkan angka kematian dan kecacatan akibat stroke. Di Siloam Hospitals Lippo Village, kami tidak hanya fokus pada penyembuhan, tetapi juga pada pencegahan dan pemulihan kualitas hidup pasien," ujarnya.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Genjot Tertib Arsip, DPAD Gelar Pendampingan Intensif di Sejumlah OPD
Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia.
Namun, dengan deteksi dini dan penanganan cepat, peluang pemulihan pasien dapat meningkat signifikan.
"Setiap menit sangat berharga karena keterlambatan penanganan bisa menyebabkan kerusakan otak permanen," katanya.
Sebagai rumah sakit yang diakui sebagai Stroke Ready Hospital, Siloam Hospitals Lippo Village memberikan layanan penanganan stroke terpadu, cepat, dan berbasis teknologi modern.
Baca Juga: Nikita Mirzani Divonis Empat Tahun Penjara, Hakim Sebut Tak Jujur dan Sudah Pernah Dihukum
"Diagnosis hingga tindakan medis dilakukan dalam waktu kurang dari 45 menit sejak pasien tiba di IGD, meliputi pemeriksaan CT Scan otak, pemberian obat trombolitik, hingga koordinasi dengan tim multidisiplin," jelasnya
Komitmen pelayanan tersebut, kata dia diakui secara internasional. Siloam Hospitals Lippo Village berhasil meraih Diamond Award dari ANGELS Initiative, penghargaan bergengsi bagi rumah sakit dengan standar penanganan stroke terbaik di dunia.
"Selain layanan medis darurat, rumah sakit ini secara rutin mengadakan program edukasi publik dan skrining stroke untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, dan gaya hidup tidak sehat," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027







